Dani Anwar Tak Akan Larang Tahlilan Jika Jadi DKI-2
Jumat, 27 Jul 2007 16:37 WIB
Jakarta - Cawagub PKS Dani Anwar janji tak akan larang budaya keagamaan seperti mauludan dan tahlilan jika terpilih jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Janji tersebut disampaikan Dani Anwar dalam kampanyenya di Lapangan Rindam, Condet, Jakarta Timur, Jumat (27/7/2007)."Saya sebagai kader dakwah, cinta Allah, keluarga Rasul, maulud dan tahlil. Tidak benar kalau saya terpilih nanti akan melarang maulud dan tahlil," janji Dani di hadapan massa yang membeludak hampir 10 ribu orang. Dani menegaskan bahwa isu PKS yang melarang maulud dan tahlil sengaja dihembuskan terhadap dirinya dan PKS."Banyaknya massa membuktikan bahwa itu itu hanyalah fitnah, tidak benar, yang sengaja dihembuskan kepada diri saya," jelasnya.Sebelumnya, kedatangan Adang-Dani di Lapangan Rindam, disambut oleh yel-yel Jakmania. Massa membeludak dari Forum Betawi Rempug (FBR), Jakmania, relawan oranye, serta kader PKS.Akibat membeludaknya massa pasangan ini, kemacetan lebih dari 2 kilometer tidak terhindarkan. Jalan Raya Condet dari arah Cililitan macet 1 kilometer. Sedangkan Jalan TB Simatupang dari arah Pasar Rebo juga macet 1 kilometer. Pantauan detikcom pukul 16.15 WIB kemacetan semakin bertambah karena banyaknya bis-bis Metro Mini yang diparkir di sepanjang Jl TB Simatupang dan Condet, yang memakan satu lajur dari dua jalan itu.
(nwk/nrl)











































