Longsor di Luwu, Sulsel
10 Orang Meninggal, 4 Orang Hilang
Jumat, 27 Jul 2007 14:55 WIB
Makassar - Korban yang meninggal akibat longsor yang terjadi di Kabupaten Luwu, Sulsel, terus bertambah. Dari data Satkorlak Kabupaten Luwu, 10 orang telah ditemukan meninggal dan 4 orang dinyatakan hilang. Meski jumlah korban masih simpang siur, dari data yang dihimpun, sudah ada sepuluh yang dinyatakan tewas yakni; Zaenab (35), Intan (40), Hamzah (18), Kadir alias Gode (42), Abd Hafid (28), Rahmawati (35), dan Suardi (28), Muhasira (55) Baddusa (67) dan Idris alias Pepe (42). Dua korban yang terakhir ditemukan adalah Suardi dan Idris. Jenasah Idris ditemukan ditumpukan sampah di sekitar sungai Riwang. Sementara jenazah Suardi ditemukan di dalam rumahnya yang tertimbun longsor. Jumlah korban tewas banjir dan longsor di Luwu ini kemungkinan akan bertambah, soalnya ada 4 orang korban yang masih dinyatakan hilang. "Kemungkinan akan terus bertambah, karena masih ada warga yang dinyatakan hilang," ucap Rudi Dappi, staff infokom kabupaten Luwu ketika dihubungi via telepon, Jumat (27/7/2007). Banjir dan longsor di Luwu terjadi pada Rabu lalu (25/7/2007). Longsor melanda sejumlah desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Larompong, dan Kecamatan Suli. Hingga kini, sejumlah desa di kecamatan Larompong masih terisolasi akibat longsor.
(gun/nrl)











































