Penertiban PKL di Makassar Ricuh Lagi

Penertiban PKL di Makassar Ricuh Lagi

- detikNews
Jumat, 27 Jul 2007 14:41 WIB
Makassar - Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jl Andi Pettarani, Makassar, ricuh lagi. Sejumlah pedagang mengamuk, karena seorang kawannya dipukuli aparat Satpol PP. Kericuhan bermula ketika Daeng Mansur, salah seorang pedagang buah, yang berjualan di antara Jl Andi Pettarani dan Jl Rappocini tiba-tiba dipukuli oleh sejumlah aparat Satpol. Alasan aparat Satpol, karena Mansyur tak mau membongkar lapaknya. Mansyur yang dikerumuni Satpol hanya bisa duduk meringkuk di aspal, menahan bogem mentah dari aparat. Tentu saja, sejumlah pedagang yang menyaksikan berang. Mereka pun protes. Suasana langsung ricuh. Sejumlah pedagang meneriaki Satpol yang memukul, sambil berusaha mencari balok kayu, untuk melawan. Untung saya, tawuran antara kedua pihak urung terjadi. Sementara, sejumlah ibu-ibu, istri para pedagang kaki lima ikut histeris. "Kalau mau bongkar, bongkar saja. Jangan dipukul suamiku, Pak," ucap Daeng Nanna, salah seorang istri PKL. Penertiban PKL oleh satpol PP di jalan ini sudah dilakukan sejak Kamis (26/7/2007). Sejak kemarin, perlawanan terhadap penertiban in sudah terjadi. Daeng Hasniah, seorang pedagang, mengancam bunuh diri memakailinggis ketika kiosnya hendak dibongkar. Rencananya, Jl Andi Pettarani akan dibersihkan dari pedagang kaki lima pada bulan Juli ini. Jalan ini memang salah satu daerah strategis di Makassar. (gun/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads