Bang Yos Minta Saling Ejek dalam Kampanye Pilkada Dihentikan
Jumat, 27 Jul 2007 14:07 WIB
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta mendapat laporan dua pelanggaran dalam kampanye pilkada. Satu soal iring-iringan kendaraan yang menyalahi peraturan. Kedua soal saling ejek dalam kampanye."Yang saling mengejek harus berhenti karena bisa menimbulkan konflik," tegas Gubernur Sutiyoso di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (27/7/2007).Sementara pelanggaran terkait iring-iringan massa pendukung, menurut Bang Yos, polisi harus menindak tegas dan yang melanggar peraturan harus ditilang.Sekda Pemprov DKI Ritola Tasmaya menguatkan pernyataan Sutiyoso. Selain pelanggaran lalu lintas, Pemprov juga menilai ada penggunaan lokasi kampanye oleh para calon yang belum optimal. Misalnya, pemberian jatah untuk 10 kali kampanye, mereka justru menggunakan kurang dari itu.Pemprov, kata dia, sudah memberitahukan pelanggaran itu kepada masing-masing tim kampanye."Kita beritahukan agar kampanye dilakukan dengan cara baik. Untuk pelanggaran lalu lintas kemarin foto-fotonya sudah ditunjukkan dan akan disampaikan pada aparat agar mereka lebih ketat mengawasi," ungkap Ritola.Mengenai zona-zona kampanye, Ritola mengatakan, sudah dibatasi agar dua pihak tidak saling bertemu."Kita inginnya dari satu kecamatan mereka datang ke kecamatan itu, tapi dari laporan ada yang lintas kecamatan. Untuk pos kotamadya hampir tidak ada," katanya.Terkait kendaraan dinas yang boleh ditempatkan di lokasi kampanye, kata dia, hanya pemadam kebakaran, ambulans dan Trantib. Di luar tiga kendaraan ini tidak boleh."Kalau ada yang melanggar peraturan itu akan ada sanksi teguran karena melakukan pelanggaran kedisiplinan," kata Ritola.Ritola menjelaskan, dia sudah memberitahukan hal ini kepada aparat kelurahan dan kecamatan agar mengikuti aturan."Kalau ada penyimpangan, kita tindak, tapi hingga tadi malam laporan penyimpangan UU tidak ada," ujar dia.Ritola juga memastikan hingga saat ini peningkatan suhu konflik masih kecil. Namun untuk menghindari hal itu, pihaknya tadi malam telah menyarankan tim kampanye agar tidak melakukan black campaign.
(umi/sss)











































