Ancaman Bom 'Anak Buah Abu Dujana' di Akper Tak Terbukti

Ancaman Bom 'Anak Buah Abu Dujana' di Akper Tak Terbukti

- detikNews
Jumat, 27 Jul 2007 13:20 WIB
Sleman - Meski diyakini ancaman pria yang mengaku anak buah Abu Dujana hanya iseng belaka, tapi penyisiran dilakukan dengan serius di kampus Akademi Keperawatan Panti Rapih Sleman, DIY. Hasilnya, ancaman itu nonsense.Karyawan dan dosen sudah boleh kembali bekerja di kampus yang terletak di Jl Kaliurang KM 14 Dusun Tega Manding Desa Umbulmartani Kecamatan Ngemplak tersebut. Para mahasiswa juga sudah boleh melanjutkan praktikum kuliah di laboratorium.Selama 1,5 jam, sekitar 15 orang anggota Gegana Brimob Polda DIY dibantu seorang satpam kampus melakukan penyisiran dari gedung lantai 1 hingga 3. Sebelumnya mereka melakukan penyisiran di halaman terutama di tempat parkir sepeda motor. Satu demi satu ruangan, almari, laci meja kantor, tempat sampah, kamar mandi diperiksa petugas menggunakan alat metal detektor. Namun hingga lantai 3, baik ruang kuliah maupunlaboratorium, tidak ditemukan benda mencurigakan.Petugas kemudian turun hingga di depan teras kampus. Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Sleman AKP Kristiono kepada Ketua bidang Pembinaan Mahasiswa dan Alumni, Gonggo Prihatmono, menyatakan area dinyatakan besih, tidak ditemukan benda-benda mencurigakan.Anggota Gegana Brimbo Polda DIY kemudian memasukkan satu per satu peralatan deteksi bom ke dalam mobil. Mereka lalu meninggalkan lokasi. Mahasiswa, dosen dan karyawan juga sudah diperbolehkan melanjutkan aktivitasnya kembali. Mereka kembali masuk kuliah setelah tertunda selama 3 jam."Tidak kita temukan bom atau benda berbahaya. Ini hanya ancaman teror lewat telepon. Namun harus tetap kita waspadai," kata Kristiono kepada wartawan.Reskrim Polres Sleman maupun Polda DIY tetap akan menyelidiki ancaman teror melalui telepon. "Mengenai siapa yang mengancam lewat telepon tetap akan diselidiki oleh Reskrim," kata dia. (bgs/nrl)


Berita Terkait