Internet di Halte Busway Sedikit Pengguna, Banyak Pelirik
Jumat, 27 Jul 2007 11:39 WIB
Jakarta - Dua komputer yang tersambung internet yang terpasang di Halte Busway Dukuh Atas 2 cukup menarik perhatian pengguna setia Transjakarta. Ada yang sekadar melirik, ada juga yang browsing.Jumat (27/7/2007) pagi, belasan orang sudah mengantre di halte busway Dukuh Atas 2. Mereka hendak menuju ke kantornya masing-masing di bilangan Sudirman, MH Thamrin, Kota, dan lain-lain.Nah, berbeda dengan hari-hari sebelumnya, kini di halte tersebut tersedia dua komputer dengan fasilitas internet yang diresmikan Bang Yos, Kamis 26 Juli 2007. Kehadiran dua benda 'asing' tersebut cukup menarik perhatian.Deni, seorang karyawan di sebuah media sampai menyediakan waktu untuk mem-browsing detikcom untuk mengetahui perkembangan berita hari ini. Dia menyambut senang fasilitas internet di halte tersebut."Ini baru pertama kali nyoba, tahunya dari baca koran Transkota. Aksesnya cepat," kata Deni saat berbincang dengan detikcom. "Senang ya, bagus," komentarnya sambil mengklik mouse di tangannya.Jika Deni menyediakan waktu untuk browsing, ada juga yang main game yang tersedia pada fasilitas komputer. Sementara puluhan lainnya hanya melirik. Mereka terlihat terburu-buru. Kebetulan kedatangan bus Transjakarta tidak terlalu lama."Sejak kemarin sih sudah ramai. Jadi internetnya nggak pernah kosong. Kebanyakan orang-orang sambil menunggu iseng menjajal internet gratis ini," kata seorang petugas di halte tersebut.Menurut Marketing Senior Executive Communication Support U-Net Nurul Kurniawati, hot spot di halte Dukuh Atas 2 untuk sementara bisa menjangkau radius 40 meter. Dalam waktu dekat akan ditambah menjadi 200 meter. Siapa saja yang memiliki laptop dan teknologi yang menggunakan wifi lainnya, bisa memanfaatkan jangkauan hot spot tersebut.Pengguna internet yang baru tersedia di halte busway Dukuh Atas bebas login hingga Minggu 29 Juli 2007. Namun setelah itu, mereka diwajibkan menelepon (021) 5289-9456 untuk mendapatkan ID dan password.Jika sudah memiliki ID dan password, pengguna bebas menggunakan internet selama 15 menit. Setelah itu, internet akan otomatis tertutup. Kalau ingin memakainya lagi, ya silahkan telepon lagi.Bagi tangan jahil, jangan coba-coba menggasak dua komputer yang ada di halte itu. Sebuah CCTV sudah manteng merekam semua kegiatan di dalam halte. Selain itu, dua petugas yang berjaga-jaga sepanjang hari siap mengamankannya. Apalagi Gubernur Sutiyoso sudah mengancam akan menggergaji tangan orang iseng penggondol komputer di halte busway. Berani?
(ana/sss)











































