Permen Cina di Solo Dirazia
Jumat, 27 Jul 2007 11:24 WIB
Solo - Tim gabungan dari Pemkot Surakarta melakukan razia permen berformalin asal Cina di sejumlah toko grosir dan swalayan di Solo. Tim gabungan juga menemukan produk-produk lokal polosan (tanpa izin dan kode produksi).Tim gabungan tersebut melakukan razia, Jumat (27/7/2007) pagi. Di sejumlah tempat yang didapati permen Cina yang telah dilarang dijual, tim meminta kepada pengelola toko untuk segera mengembalikannya ke distributor. Faktur pengembalian itu harus diserahkan ke Pemkot sebagai bukti pengembalian barang."Kami memberi jangka waktu sebulan. Jika belum dikembalikan, dalam jangka sebulan barang-barang itu akan kami sita," ujar ketua tim razia, Koeswandari, kepada wartawan.Sembari melakukan razia, tim juga mengedarkan public warning yang dikeluarkan oleh BPOM yang berisi tujuh dari 39 merek permen asal Cina yang dilarang dikonsumsi. Hasil penelitian BPOM menyebutkan tujuh produk itu positif mengandung bahan formalin.Ketujuh produk itu adalah White Rabbit Creamy Candy (tidak punya izin edar dan dijual berbentuk curah), Kiamboy (tidak punya izin edar dan dijual berbentuk curah), Classic Candy (tidak punya izin edar dan dijual berbentuk curah).Selanjutnya Blackcurrant (tidak punya izin edar dan dijual berbentuk curah), White Rabbit (bernomor Depkes RI SP No 231/10.09/96), White Rabbit (tidak punya izin edar dan dijual berbentuk curah) dan manisan Plum (tidak punya izin edar dan dijual berbentuk curah).Produk LokalLokasi yang didatangi tim razia adalah toko grosir Jaya Abadi, Swalayan Atria, Hypermart Solo Grand Mall dan Toserba Ratu Luwes. Di Swalayan Atria, tim tidak menemukan produk-produk impor bermasalah tersebut, namun justru menemukan produk lokal yang tidak berizin.Produk-produk makanan ringan tersebut tidak berizin dan tidak disertai kode produksi maupun nama produsennya. Kepada pengelola swalayan tim memerintahkan agar tidak menjual produk itu dan segera mengembalikan kepada pemasok atau distributor yang mengirimkannya.
(mbr/nrl)











































