Ratusan Penumpang Terlantar di Gambir, Dioper ke KRL AC
Jumat, 27 Jul 2007 10:14 WIB
Jakarta - Gara-gara kabel sinyal digondol maling, sekitar 400 penumpang KA terlantar di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Penumpang KA ekonomi pun terpaksa dioper ke KRL AC Ekspres guna sampai ke tujuan.Jadwal keberangkatan kereta api menjadi terganggu. KA Eksekutif Argo Anggrek Jakarta-Surabaya dijadwalkan berangkat pukul 09.30 WIB terpaksa ngaret berangkat lantaran kereta masih tertahan di Stasiun Manggarai.Petugas KA di Stasiun Gambir menyampaikan permohonan maaf melalui pengeras suara."Mohon maaf kepada penumpang atas keterlambatan kereta. Keberangkatan ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan karena ada gangguan di Stasiun Manggarai. Kabel sinyal dicuri orang," kata petugas di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (27/7/2007).Para penumpang yang mendengar pun mengeluh. "Kok terlambat gini, nggak tahu sampai kapan nih menunggu," kata Yanti kepada detikcom.Selain itu, 3 KRL Ekonomi jurusan Bogor-Kota tertahan di Stasiun Gambir. Para penumpang dioper dengan menggunakan KRL AC untuk melanjutkan perjalanan ke Stasiun Kota."Wah jarang naik kayak gini, setahun sekali. Biasa naik ekonomi," kata Anto yang merasakan hawa adem KRL AC.Penumpang tampak berdiri dan berdesakan di KRL ekspres itu. KRL itu penuh sesak bak pepes. Tut...tut...tut!Kabel KA yang ditanam di dalam tanah digondol maling di antara Stasiun Manggari-Cikini menjelang subuh. Akibatnya perjalanan KA dalam dan luar kota lumpuh. 50 KA harus antre di Stasiun Manggarai - Gambir - Tebet - Jatinegara.
(aan/nrl)











































