Butuh Perubahan Sistem Pendidikan Kedinasan di IPDN
Jumat, 27 Jul 2007 01:51 WIB
Jakarta - Tindak kekerasan yang dilakukan oleh praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tidak bisa dibiarkan berkepanjangan. Karena itu, butuh perubahan mendasar atas pelaksanaan sistem pendidikan kedinasan di IPDN."Bukan soal dibubarkan atau tidak, tapi harus ada perubahan yang mendasar dari pelaksanaan sistem pendidikan kedinasan di IPDN," ujar mantan Menteri Pendidikan Abdul Malik Fajar usai menghadiri Milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-32 di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (26/7/2007).Malik mengatakan, PLT Rektor IPDN Johanis Kaloh harus bertanggung jawab secara sungguh-sungguh. Sebab, meski sudah dilakukan evaluasi terhadap IPDN, kekerasan masih saja terulang. Bahkan kini melebar ke luar kampus pencetak para birokrat itu."Kan ada rektornya. Nah apapun rektor harus bertanggungjawab," ujar Malik.
(irw/ary)











































