Irvan Curi Motor untuk Biaya Kawin
Kamis, 26 Jul 2007 20:15 WIB
Jakarta - Pacaran selalu menggoda siapa saja. Apalagi kalau cinta tengah menyala-nyala, segala sesuatu bisa dilakukan. Namun, bila akhirnya sang pacar hamil sementara duit pas-pasan untuk menikah, akal sehat pun menjadi buntu. "Saya terpaksa mencuri. Soalnya pacar sudah hamil enam bulan,minta dinikahi. Saya nggak punya duit," cetus Irvan (23) warga kapuk RT 7/12 Cengkareng Jakarta Barat di Mapolsektro Penjaringan, Jl Pluit Raya, Kamis (26/7/2007).Kejadian itu terjadi semalam. Saat ia hendak mencuri motot Supra Fit B 6956 UCP milik Abdullah di Jl Empang Dumai RT 10/4 Penjaringan Jakarta Utara. Sayang, Irvan yang beraksi bersama temannya Rimat (26), keburu ketahuan warga. Lantas ia diteriaki maling dan dikeroyok massa hingga babak belur."Sebenarnya Rimat yang ngusulin ambil motor. Saya hanya memantau, Rimat yang ambil dengan kunci leter T. Tapi ketauan," ucap Irvan yang diiyakan oleh Rimat.Sesuai catatan polisi, Rimat sendiri memang spesialis pencuri motor. Tercatat sudah tiga kali motor ia embat. Cuma baru kali ini ketika Rimat berkolaborasi dengan Irvan, ia ketahuan.Lantas, bagaimana dengaan Melati (bukan nama sebenarnya) sang pacar? Apakah bayi dalam kandungannya akan terlantar karena calon suami masuk penjara."Kami tetap menikah, meski saya dlam penjara. Kasihan entar nggak punya bapak," imbuh Irvan yang sehari-hari hanya sebagai tukang ojek. Waduh...
(Ari/ary)











































