143 Mahasiswa Norwegia Akan Belajar di Bali

Laporan dari Oslo

143 Mahasiswa Norwegia Akan Belajar di Bali

- detikNews
Kamis, 26 Jul 2007 17:21 WIB
Den Haag-Oslo - Isu penerbangan Indonesia nampaknya kurang berpengaruh di Norwegia. Sebanyak 143 mahasiswa negeri itu tetap akan berangkat studi ke Bali.Direktur Gateway College Ivar Schou telah menghubungi KBRI Oslo untuk memproses visa 143 mahasiswanya yang akan berangkat ke Jimbaran, Bali, pada September 2007 mendatang. Gateway College didirikan pada 1993 dan memiliki kantor di Bali. Pada awalnya lembaga pendidikan Norwegia ini bernama De Norske Studiesentra. Selain di Bali, lembaga ini juga menyelenggarakan program serupa di Prancis, Spanyol, AS, Brazil, Cuba, Mexico, dan Zanzibar.Bidang-bidang studi yang dipelajari selama di Bali umumnya bidang filosofi, psikologi, komunikasi lintas kebudayaan, psikologi kebudayaan, antropologi sosial, dan pendidikan olahraga. Schou menjelaskan bahwa bidang-bidang studi tersebut dipelajari berkaitan langsung dengan kebudayaan, adat-istiadat, perilaku dan agama masyarakat Bali sehari-hari yang dinilai sangat menarik. Selain itu, para mahasiswa juga mendapatkan pelajaran bahasa Indonesia dan bahasa Bali, serta mengunjungi beberapa daerah wisata penting di Bali dan di luar Bali seperti Lombok, Candi Borobudur, Prambanan, Yogyakarta dan kota-kota lainnya.Dalam menjalankan programnya, Gateway College bekerjasama dengan 3 universitas di Norwegia yaitu Telemark University College, Sogn og Fjordane University College dan Alesud University College untuk kurikulum, evaluasi dan bahan-bahan ujian akhir bagi mahasiswa.Fondasi KokohFungsi Infososbud merangkap Fungsi Konsuler Mansyur Pangeran kepada detikcom hari ini, Kamis (26/7/2007), melalui telepon mengatakan bahwa pihaknya saat ini telah melakukan komunikasi langsung dengan Direktur Gateway College Ivar Schou dan para mahasiswa peserta yang datang ke KBRI untuk mendapatkan pelayanan visa.Disebutkan pula bahwa mitra untuk program Gateway College di Bali adalah Yayasan Dwi Nusa Semenda pimpinan I Wayan Gunayasa, dengan alamat lengkap Jl. Batas Kauh 19, Kedonganan, Kuta, Bali Telp. 0361-708463/64.Di Yayasan itulah para mahasiswa Norwegia tersebut melakukan studi, dilengkapi dengan berbagai sarana pendidikan seperti ruang kuliah, ruang pertunjukan (hall), lapangan olahraga, kolam renang, taman pantai, internet center, perpustakaan, restoran dan cafe, dll. Mengutip Schou, Mansyur memaparkan bahwa biaya yang dikeluarkan oleh setiap mahasiswa untuk mengikuti program pendidikan ini di Bali adalah NOK30.000 atau setara Rp47,8 juta untuk selama 14 minggu. Dikalikan 143 mahasiswa, ini artinya pemasukan devisa yang tidak kecil.Ditambahkan bahwa pengiriman mahasiswa Norwegia ke Bali itu merupakan hal yang positif dalam rangka memperluas pengetahuan mahasiswa Norwegia tentang kebudayaan, adat-istiadat, perilaku, agama, serta sosiologi masyarakat Bali dan Indonesia. Program tersebut juga terbukti menjadi fondasi kokoh dan telah mendekatkan hubungan antara masyarakat kedua negara (people to people contact).Menurut Mansyur, alumni program tersebut saat ini sudah mencapai 1500-2000 orang. "KBRI Oslo merencanakan menggelar acara pertemuan dengan mereka guna membahas kegiatan sosial kebudayaan bersama untuk mempromosikan Indonesia," demikian Mansyur. (es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads