Karyawan RS Haji Demo di Depag
Kamis, 26 Jul 2007 17:04 WIB
Jakarta - Sekitar 100 karyawan RS Haji Jakarta melakukan aksi di depan Kantor Departemen Agama (Depag). Mereka menuntut agar status PT RS Haji dikembalikan menjadi yayasan.Massa menuntut seluruh direksi dicopot dari jabatannya. Aksi berlangsung sejak pukul 16.00 WIB, di depan Kantor Depag, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (26/7/2007).Para karyawan ini meminta bertemu dengan Menag M Maftuh Basyuni untuk menyampaikan aspirasi mereka. Dalam aksi, mereka meneriakkan yel-yel yang mengecam manajemen rumah sakit dan meminta Menag melaksanakan putusan hukum MA.Pada 2005, YLKI dan beberapa LSM mengajukan uji materiil ke Mahkamah Agung (MA). MA mengabulkan permohonan mereka dan membatalkan pendirian PT RS Haji Jakarta.Putusan ini diperkuat Perda Gubernur No 5/2006 yang memutuskan kembali ke bentuk yayasan. Massa pun membacakan 3 tuntutan."Menag dan Sekda Prov DKI harus melaksanakan putusan MA dan perda. Seluruh direksi harus diganti dan diproses secara hukum atas indikasi penyelewengan keuangan. Pilih direksi baru yang amanah, jujur, dan profesional," ujar Ketua Serikat Pekerja RS Haji Jakarta M Ma'muri dalam orasinya. Menanggapi hal itu, Menag M Maftuh Basyuni, usai melantik pejabat Eselon I Depag mengatakan akan menunggu penyelesaian sengketa RS Haji, sebelum mengubah statusnya."Saya menunggu terlebih dulu penyelesaian sengketa RS itu. Apa pun yang mereka lakukan seperti demo, atau mogok kerja, itu sia-sia saja dan tidak berhasil," kata Maftuh. Hingga pukul 17.00 WIB aksi masih terus berlangsung.
(fay/nrl)











































