Pemilik Warisan Dunia Diaolou Tersebar di Banyak Negara
Kamis, 26 Jul 2007 16:55 WIB
Kaiping - Keajaiban lain Diaolou adalah dimiliki secara perdata oleh perorangan atau keluarga. Bahkan, karena dibangun oleh perantau, pemiliknya tersebar di banyak negara. Diaolou terdiri dari 2.000-an bangunan di sekitar kota Kaipin, Cina.Kepemilikan pribadi ini menyulitkan pemerintah untuk melakukan konservasi, karena harus mendapatkan izin pemilik terlebih dahulu. Lebih sulit lagi, ada beberapa Diaolou yang dimiliki oleh keluarga yang tersebar di beberapa negara."Kami telah mengirim utusan ke Amerika, Kanada, Australia, dan tempat lain untuk mencari pemiliknya, dan memintanya menandatangani perjanjian," kata peneliti dari Pusat Riset Diaolou Kaiping, Selia Tan Jinhua, seperti dilansir AFP, Kamis (26/7/2007).Perjanjian itu memberikan pemerintah wewenang untuk memasuki bangunan untuk kepentingan pariwisata dan pemeliharaan. Namun pemerintah tetap menjamin kepemilikan pribadi Diaolou berada di tangan pemiliknya.Diaolou merupakan situs ke-35 yang ditetapkan sebagai Warisan Dunia. Selain Diaolou, terdapat juga Tembok Besar Cina, Kota Terlarang di Beijing dan 2.200 patung ksatria terakota di Xian.
(aba/sss)











































