Menag Kirim 2 Utusan Godok Pemondokan Haji
Kamis, 26 Jul 2007 16:46 WIB
Jakarta - Menteri Agama (Menag) M Maftuh Basyuni mengaku terpaksa menyewa pemondokan haji yang hanya berkapasitas 180 orang jamaah. 2 Utusan pun dikirim ke Arab Saudi untuk membahasnya."Kita terpaksa seperti itu. Saya minta kepada media massa untuk menyosialisasikan kepada masyarakat, karena yang tinggal yang kapasitasnya segitu," kata Menag.Hal ini disampaikan Menag usai melantik pejabat eselon I di Departemen Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2007).Pada tahun 2006, menurut Menag, pemondokan haji tempatnya luas tetapi jamaah haji malah berhimpit-himpitan.Ketika ditanya pemondokan yang disewa jauh dari Makkah, Menag pun tidak bisa mengelak realita itu."Rumah-rumah di sekitar Makkah sudah tidak bisa lagi dipakai karena sudah tidak layak. Mengurus 200 ribu orang tidak mudah," ujarnya.Menag mengaku mengirim 2 utusan ke Makkah untuk membicarakan masalah ini."Mereka juga membahas soal katering. Kalau katering jelek, marah. Tetapi saya jamin katering yang akan datang baik, bahkan lebih baik dari masa lalu," janjinya.Dalam kesempatan itu, Menag berharap kuota tambahan haji terwujud."Mudah-mudahan mereka dapat diakomodir," cetus dia.Anggota Komisi VIII DPR Ma'mur Hasaduddin mengkritik masalah pemondokan haji tahun ini. Menurutnya, Depag telat menyewa pemondokan sehingga banyak pondok yang jauh dari Masjidil Haram.Ia juga menyoroti banyaknya kapasitas rumah pondokan yang hanya berkapasitas 180 orang, sehingga banyak jamaah haji yang satu kloter berbeda pemondokan.
(aan/sss)











































