Kios Dibongkar, Hasniah Ancam Bunuh Diri Pake Linggis

Kios Dibongkar, Hasniah Ancam Bunuh Diri Pake Linggis

- detikNews
Kamis, 26 Jul 2007 14:09 WIB
Makassar - Tak ada yang senang jika sumber nafkahnya diganggu. Daeng Hasniah (31), meronta kala kios kecil tempatnya jualan dibongkar oleh Satpol PP Makasssar. Ia pun nekat mengambil linggis dan mengancam bunuh diri. Aksi Hasniah dilakukan saat petugas Satpol PP hendak membongkar kiosnya, Kamis (26/7/2007). "Jangan, Pak. Hanya ini sumber pendapatan saya," pintanya. Tapi Satpol tak peduli, dengan garang, kios Hasniah dirobohkan dengan balok. Hasniah pun naik pitam. Diambilnya, sebuah linggis kecil dalam kiosnya. "Akkkhh... saya bunuh diri kalau dibongkar," teriaknya. Para petugas langsung kaget. Nyali beberapa satpol sempat keder. "Saya mau makan apa kasian, kalo kios saya dibongkar," kata Hasniah sambil menangis. Linggis yang dipegangnya masih diarahkan di dadanya. Tiba-tiba, seorang anggota Satpol dari belakang menyergap ibu dua anak itu dari belakang. Hasania berontak. Tapi, petugas lebih kuat. Linggisnya pun dirampas. Usai sudah perlawanan Hasniah. Kios tempatnya berjualan rokok dan makanan ringan hancur sudah. Bukan hanya kios Hasniah, sejumlah kios kecil yang berada di Jl Andi Pangeran Pettarani digaruk oleh aparat. "Memang kami bertugas untuk menertibkan PKL. Target kami bulan ini adalah kios-kios liar yang ada di jalan ini. Karena ini jalan yang sangat strategis. Pembongkaran dilakukan step by step," terang Agus AS, Kepala Seksi Penetiban Satpol PP Makassar. Sejak pagi, sudah 15 kios yang dibongkar. Seperti halnya Hasniah, sejumlah pedagang sempat berontak dan menghardik aparat. Namun, semua sia-sia. Satpol PP yang dikerahkan berjumlah 200 orang. Penertiban di Makassar terhadap PKL, anak jalanan dan pengemis akhir-akhir ini memang marak di Makassar. Kota ini kini memang sedang berbenah. Pembangunan mall dan jalan layang kini sedang pesat-pesatnya. (gun/nrl)


Berita Terkait