'Mohon Tidak Pakai Alas Kaki Karet di Eskalator' di PIM

'Mohon Tidak Pakai Alas Kaki Karet di Eskalator' di PIM

- detikNews
Kamis, 26 Jul 2007 07:46 WIB
Mohon Tidak Pakai Alas Kaki Karet di Eskalator di PIM
Jakarta - Jika Anda berjalan-jalan di mal elit di Jakarta Selatan, Pondok Indah Mal (PIM), maka dengan mudah Anda menemukan peringatan ini: "Mohon tidak menggunakan alas kaki karet di eskalator".Peringatan itu terpampang di setiap sisi eskalator. Di samping tulisan itu, terdapat gambar sepatu anak-anak yang sedang beken sekarang ini, yang bentuknya mirip Crocs, warna ungu. Gambar itu disilang merah. Di sampingnya juga ada sandal jepit warna ungu yang juga disilang merah.Peringatan itu sejajar dengan peringatan keselamatan lainnya yaitu gambar ibu menggandeng anak, gambar pengguna eskalator jangan berderet ke samping, larangan penggunaan kereta bayi dan kaki jangan diletakkan di pinggir tangga berjalan itu.Nama PIM sendiri belakangan ini tersebar di berbagai milis, menyusul adanya kecelakaan pada anak-anak pengguna sepatu Crocs di eskalator mal tersebut. Belum diketahui apakah peringatan yang dipajang pengelola mal tentang sepatu karet dipasang setelah ada insiden, atau peringatan dipasang jauh sebelum insiden terjadi.Selain memasang peringatan tersebut, petugas keamanan PIM juga tampak hilir mudik di dekat eskalator untuk mengawasi penggunaan eskalator. "Kita sekarang sedang sosialisasikan kepada pengunjung kalau pakai sandal karet jangan di garis kuning eskalator. Bahannya kan karet, jadi otomatis ketarik. Staf kita juga pernah nyobain pakai sandal karet, terus ketarik," kata seorang petugas pada detikcom, Rabu (25/7/2007) malam.Tapi mengapa peringatan yang dipasang adalah gambar (mirip) sepatu Crocs dengan tanda silang merah? "Ini tidak hanya untuk Crocs saja, tapi juga untuk sepatu karet lainnya," jawab petugas tersebut.Dia menuturkan, sandal karet sejatinya boleh saja dipakai. "Tapi berdirinya harus di tengah-tengah, jangan di garis kuning," ujarnya.Di PIM, sepatu Crocs warna-warni bisa dijumpai dengan mudah. Harganya Rp 350 ribu hingga Rp 400 ribu. Untuk anak-anak, warnanya lebih ngejreng, sedangkan untuk dewasa lebih condong ke warna gelap. (nrl/nvt)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait