Sebelum Tewas, Pilot OV-10 Bronco Alami Kecelakaan
Rabu, 25 Jul 2007 18:23 WIB
Malang - Almarhum Letda (Pnb) Elisieus Quintarumiyarsa mengalami kecelakaan sepeda motor tiga pekan sebelum pesawat yang dipilotinya, Senin (23/7/2007) lalu jatuh di perkebunan tebu Desa Bunut Wetan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Elisieus mengalami kecelakaan hingga lengan kanannya sulit digerakkan. Sehingga, dia diperintahkan istirahat dan tidak diijinkan terbang selama sebulan.Larangan terbang dikeluarkan Skuadron 21 wing 2 yang menjadi pengendali operasipesawat OV-10 Bronco ini, didasarkan pada luka yang dialami Eliseus belum sembuh dan berfungsi secara maksimal. Berdasar pemeriksaan tim medis dari Rumah sakit Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh menyebutkan, akibat kecelakaan sepeda motor tersebut Eliseus sementara tidak direkomendasikan melakukan latihan menerbangkan pesawat.Sementara itu, dokter Sagita yang bertugas di skuadron 21 membantah bila kondisi lengan kanan Eliseus pasca kecelakaan tidak bisa digerakkan. Sebab, berdasar pemeriksaanya luka yang dialami Eliseus tidak gawat dan saatmengawaki pesawat nahas itu dia dinyatakan sehat. "Dia hanya mengalami luka lecet biasa dan sudah sembuh. Sebelum terbang dia telah menjalani tes kesehatan fisik sesuai prosedur dan ketetapan TNI Angkatan Udara," ungkap dokter Sagita kepada wartawan di Lanud Abdurrahman Saleh, Malang, Rabu (25/7/2007).Apalagi, selama masa pengobatan tiga pekan ini, Eliseus tidak pernah mengeluhkan sakit pada pergelangan tangannya. Satu jam sebelum menerbangkan pesawat setiap pilot harus menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.Bila kondisi kesehatannya menurun, lanjut Sagita, pasti yang bersangkutan dilarang untuk menerbangkan pesawat tempur militer. (bdh/bdh)
(mar/mar)











































