Inilah Laporan Palsu 4 WNA Hilang Versi Agnes
Rabu, 25 Jul 2007 16:54 WIB
Surabaya - Polisi belum mengetahui motif Agnes dalam membuat laporan palsu tentang hilangnya suaminya benama, George Kenneth, warga negara AS. Polisi juga kebingungan mencari keberadaan Agnes karena alamat yang diberikannya pun fiktif.Berikut ini kronologis laporan hilangnya Kenneth yang dilaporkannya ke Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Jalan dr Soetomo, yang diteruskan ke Polda Jatim.Pada tanggal 15 Juli 2007, 4 orang WNA yakni, George Kenneth (AS), Matthew (Singapura), Takamura Tatsuya (Jepang) dan Darlyn (Italia) berangkat dari Singapura menuju Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta. Di bandara, 3 orang minus George diperbolehkan masuk Indonesia, namun George tidak.Selanjutnya selama di Indonesia ketiga teman George tersebut mondar-mandir antara Surabaya, Semarang dan Bogor, entah apa yang mereka kerjakan. Lalu pada 22 Juli 2007, mereka berangkat menuju Surabaya dan tiba pada 24 Juli 2007.Sementara itu, George yang pernah ditolak masuk Indonesia, mencoba menuju Indonesia lagi. Kali ini melalui Bandara Ngurah Rai, Bali. Upaya itu berhasil. Dan dari Bali menuju Surabaya, George melakukan perjalanan darat dengan menyewa mobil plus supirnya. Di Lumajang, sekelompok preman menggores mobil yang digunakan George karena tidak diberi uang. Sopir George yang marah, menembak salah satu preman tersebut. Takut akan kejadian itu, George tidak jadi melanjutkan perjalannya dan memilih balik ke Banyuwangi.Di Banyuwangi, George dirampok dan sempat dibacok sehingga ia harus opname di Rumah Sakit Islam Banyuwangi. Setelah 2 hari menginap di RS, George melanjutkan perjalannya ke Surabaya.Kemudian pada 24 Juli George tiba di Surabaya, tepatnya di hotel Sheraton Surabaya untuk bertemu dengan 3 temannya yang lain yang ternyata telah menunggunya.Nah, ketika di Sheraton itulah, mereka berempat diciduk dan dibawa dengan mobil kijang warna hijau oleh beberapa orang berpakaian hijau.Dalam laporannya, Agnes mengatakan bahwa ia melaporkan kasus itu karena dirinya sempat di SMS oleh Takamura yang isinya mengatakan kalau mereka berempat telah diculik oleh orang yang tidak mereka kenal
(mar/mar)











































