Kematian Misterius 8 Warga Diduga Akibat Gas Beracun

Kematian Misterius 8 Warga Diduga Akibat Gas Beracun

- detikNews
Rabu, 25 Jul 2007 15:30 WIB
Semarang - Kematian misterius 8 warga Magelang belum terkuak 100%. Namun setelah diuji di laboratorium, ternyata sampel berupa sisa makanan, muntahan, dan air tak mengandung zat berbahaya. Muncul hipotesa baru: musibah itu disebabkan gas beracun. "Hasilnya negatif. Sampel yang kita teliti tidak mengandung sianida, arsen maupun pestisida. Artinya, musibah itu bukan disebabkan zat kimia," kata Kepala Seksi Kimia Balai Laboratorium Kesehatan Dinkes Jateng, Yetti Fahcriyati, di kantornya, Jalan Soekarno-Hatta, Semarang, Rabu (25/7/2007). Meski hasil uji toxitologi atau kandungan zat racun negatif, Yetti tidak berani menyimpulkan kematian 8 warga Kecamatan Grabag, Magelang, bukan disebabkan keracunan. Menurut dia, keracunan bisa saja disebabkan udara atau gas. "Hipotesa sementara, kematian itu disebabkan gas beracun. Saya dengar, tiap kali warga sana menggali kuburan, selalu ada korban beberapa hari berikutnya," ungkapnya. Untuk meneliti kemungkinan itu, Yetti menyatakan, dirinya sudah melaporkan hasil laboratorium sekaligus mengusulkan agar ada pemeriksaan terhadap udara di Dusun Beran, Desa Kanigoro, Kecamatan Ngablak, Magelang, dan sekitarnya. Yetti menambahkan, saat ini, pihaknya tengah menguji sampel dari sudut pandang mikrobiologi. Tujuannya, menemukan adanya bakteri, amuba, atau mikro organisme lain yang dimungkinkan menjadi penyebab matinya 8 orang dalam waktu tiga hari berturut-turut. "Kita akan kroscek dengan hasil uji toxitologi. Kalau tidak ada mikro organisme yang dimungkinkan menjadi penyebab kematian warga, maka akan dilakukan uji udara," demikian Yetti Fachriyati. (tis/nrl)



Berita Terkait