TNI Berdoa Kondisi Pemerintah Membaik Agar Anggaran Naik
Rabu, 25 Jul 2007 14:47 WIB
Jakarta - Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengakui alokasi anggara untuk pertahanan belum ideal. Namun, TNI berharap kondisi keuangan pemerintah semakin membaik, khususnya untuk pertahanan."Ya, doakan saja pemerintahan kita ini akan semakin baik, sehingga mampu mendukung secara finansial kebutuhan pertahanan kita," kata Djoko Suyanto usai penandatanganan MoU dengan lima Perguruan Tinggi Negeri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/7/2007).Harapan itu disampaikan Panglima TNI saat menanggapi pernyataa Koordinator Panitia Anggaran Komisi I DPR Happy Bone Zulkarnaen, Selasa (24/7/2007) kemarin. Happy mengatakan, pagu anggaran pertahanan untuk tahun 2008, yang diajukan Rp 33,878 triliun berada diurutan ketujuh.Padahal angaran pertahanan tahun 2006 mencapai Rp 28,229 triliun dan 2007 sebesar Rp 32,64 triliun. Dan pada tahun 2006-2007 anggaran untuk pertahanan berada pada peringkat ketiga, artinya saat ini sudah tidak menjadi prioritas pemerintah lagi.Namun begitu, menurut Djoko, TNI bisa memahami kondisi seperti itu dan akan bersikap realistis. Sebab, pemerintah juga memiliki skala prioritas lain dalam pemenuhan anggaran, khususnya untuk sektor pendidikan, perekonomian, kesejahteraan sosial, dan kesehatan masyarakat."Kami juga berharap ada perhatian pada masalah proporsionalitas anggaran di bidang pertahanan, yang juga harus diperhatikan. Kalau keinginan TNI sih maunya, ya banyak," jelasnya sambil tersenyum.Menurut Djoko, dalam pengajuan anggaran ada yang namanya pengajuan ideal dari TNI ke Dephan. Tentunya, pengajuan ini akan meyesuaikan dengan seberapa besar pundi-pundi anggaran bidang pertahanan yang sudah ditetapkan oleh Departemen Keuangan.Diakui Djoko, besaran alokasi anggaran untuk tahun 2008 memang masih belum mencukupi kebutuhan yang ada, terutama untuk ketiga matra angkatan, apalagi sebagian kondisi sistem persenjataanya sudah sangat tua.Ditambahkan Djoko, pembangunan kekuatan TNI tidak bisa dilepaskan dari anggaran dan pembangunan nasional secara keseluruhan. Oleh sebab itu dalam menentukan anggaran perlu keseimbangan dan proporsionalitas yang akan dilakukan oleh Deprtemen Pertahanan."Yang jelas kalau turun tidak, tapi memang kenaikan tidak signifikan sesuai dengan yang diinginkan oleh AD, AL, AU. Kita kelola dengan baik, yang jelas harus kita pikirkan alutsista yang tua, kapal yang tua, tank yang tua dan pesawat yang tua. Kita tunggu saja dan kita doakan saja pemerintah semakin baik dan dari sisi finansial bisa mendukung pertahanan," ujar Djoko.
(zal/nrl)











































