Demo Minyak Tanah Berakhir Damai

Demo Minyak Tanah Berakhir Damai

- detikNews
Rabu, 25 Jul 2007 14:10 WIB
Jakarta - Sekitar seribu pendemo yang menolak konversi minyak tanah dengan kompor gas membubarkan diri. Aksi yang sempat diwarnai adu mulut dengan polisi itu akhirnya berakhir damai.Pendemo yang menamakan dirinya Forum Masyarakat Pengguna Minyak Tanah (FMPMT) itu didominasi pedagang kaki lima. Mulai dari pedagang bakso, pedagang soto, hingga penjual minyak tanah keliling. Mereka berorasi secara bergantian di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (25/7/2007).Salah satu dari mereka adalah Wandi (32), seorang pedagang sate. Dia mengeluhkan minyak tanah yang langka di pasaran setelah pemerintah mengonversi dengan kompor gas.Harga minyak tanah yang biasanya Rp 3.000 per liter kini menjadi Rp 4.500. Keuntungan Wandi berkurang dan kebutuhan keluarganya tidak tercukupi."Ya kalau bisa jangan dikonversi semua. Minyak tanah ini masih banyak yang membutuhkan," teriak warga Tanjung Priok itu dengan berapi-api.Setelah 1 jam berdemo, akhirnya sekitar pukul 13.30 WIB mereka membubarkan diri. Mereka kecewa karena perwakilannya tidak diperbolehkan masuk istana. (fiq/sss)



Berita Terkait