SBY Tidak Hadiri Wisuda IPDN
Rabu, 25 Jul 2007 13:38 WIB
Sumedang - Presiden SBY dipastikan tidak akan menghadiri wisuda lulusan IPDN 4 Agustus 2007 mendatang. Pengukuhan pamong praja muda akan dilakukan oleh Mendagri ad interim Widodo AS. Kepastian ketidakhadiran SBY ini disampaikan oleh Plt Rektor IPDN Johanis Kaloh dalam jumpa pers di Kampus IPDN, Jl. Raya Bandung-Sumedang, Jatinangor, Rabu (25/7/2007). Rencananya, wisuda akan digelar 4 Agustus mendatang di halaman kampus IPDN Jatinangor. "Mengenai wisuda, saya kemarin sudah dipanggil Mendagri menanyakan persiapan wisuda dan pengukuhan. Dengan berbagai pertimbangan, ditetapkan bahwa Presiden SBY tidak akan mengukuhkan momentum ini," kata Kaloh.Dengan ketidakhadiran SBY, maka ini pertama kalinya dalam sejarah pengukuhan tidak dilakukan Presiden. Sejak IPDN (dulu-STPDN) berdiri, wisuda dan pengukuhan selalu dihadiri oleh Presiden. Kaloh menjadikan hal ini sebagai ajang konsolidasi dan introspeksi. "Hal ini akan kami jadikan sebagai ajang konsolidasi internal. Langkah ini bukan diambil oleh Presiden, namun oleh Mendagri. Kami maklum, kami tidak akan menuntut," ujar dia lirih.Sebagai gantinya, pengukuhan pamong praja muda akan dilakukan oleh Mendagri. Sementara wisuda yang biasanya dilakukan oleh Mendagri akan dilakukan oleh Rektor IPDN. Menanggapi ketidakhadiran Presiden dalam wisuda dan pengukuhan nanti, salah seorang wasana praja bernama Hosnol Kholik mengaku kecewa. "Saya kecewa Presiden tidak bisa hadir. Tapi mau gimana lagi. Ini mungkin pelajaran bagi kamu semua, untuk introspeksi," kata praja asal Jawa Timur ini. "Saya menyayangkan, seharusnya kasus ini dipilah. Kan ini dilakukan oleh beberapa orang. Tapi pengaruhnya terhadap kami semua. Ini seperti peribahasa nila setitik rusak susu sebelanga. Ya sudah, kami terima kalau memang sudah jadi keputusan," tambah dia.
(asy/nrl)











































