Kerugian Banjir di Tapanuli Selatan Mencapai Rp 22 Miliar

Kerugian Banjir di Tapanuli Selatan Mencapai Rp 22 Miliar

- detikNews
Rabu, 25 Jul 2007 12:16 WIB
Padang Sidempuan - Banjir yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), diperkirakan menyebabkan kerugian sekitar Rp 22 miliar. Jumlah itu bersumber dari kerusakan rumah penduduk, pertanian, jembatan dan sarana sosial lainnya. "Angka pasti kerusakan itu masih dihitung, namun kerugian dari masyarakat sekitar Rp 7 miliar, sementara kerusakan dari jembatan maupun jalan dan fasilitas lain, diperkirakan hingga Rp 15 miliar," kata Bupati Tapanuli Selatan Ongku P Hasibuan di Padang Sidempuan, sekitar 437 kilometer dari Medan. Dari tiga kecamatan yang terkena banjir, kata Ongku, fokus penanganan pemerintah saat ini di Kecamatan Siais. Sementara di Kecamatan Padang Sidempuan Barat dan Batangtoru penanganan tahapan awal sudah memadai. Kecamatan Siais merupakan wilayah yang terparah dilanda banjir. Di wilayah ini ada tujuh jembatan yang rusak. Sementara longsoran yang menimbun badan jalan mencapai 50 meter. Upaya untuk membersihkan longsoran masih dilakukan petugas dibantu sejumlah warga. Mengenai jumlah korban, Bupati Ongku Hasibuan merevisi jumlah korban tewas. Pendataan terakhir menunjukkan korban tewas hanya tiga orang. Sementara satu orang warga Kecamatan Siais yang semula ikut tewas, ternyata berhasil menyelamatkan diri. Tiga korban tewas berasal dari Desa Pukat, Kecamatan Siais yakni Burhanuddin Sitonga, 40 tahun, istrinnya Ernidawati Rambe, 35 tahun, dan anaknya Nurlia Ritonga, 5 tahun. Ketiganya sudah dikebumikan Selasa kemarin (25/7/2007). Sementara seorang anak lainnya Parlindungan Ritonga, 10 tahun, saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Padang Sidempuan. Korban menderita patah kaki dan pahanya robek. (rul/nrl)


Berita Terkait