Pengancam Penumpang Lion Pakai Private Number
Rabu, 25 Jul 2007 11:31 WIB
Jakarta - Ancaman bom yang membuat pesawat Lion JT 771 rute Jakarta-Manado ditunda penerbangannya diterima Ryan Kurniawan. Ryan mendapat telepon dari private number.Menurut Airport Duty Mananger Bandara Sam Ratulangi, Simon Pinaria, telepon diterima Ryan sesaat setelah boarding sekitar pukul 06.02 Wita, Rabu (25/7/2007)."Dia anak muda yang sedang berlibur ke Manado. Teleponnya dari orang misterius karena pakai private number," tutur Simon kepada detikcom.Saat itu penumpang sudah masuk ke badan pesawat Boeing 737-900ER sehingga terpaksa dievakuasi guna pengamanan.Setelah mendapat laporan, pihak bandara langsung melaporkannya ke Polsek Bandara. Setelah meminta keterangan dari Ryan, Polsek Bandara melanjutkannya ke Poltabes Manado. Tidak lama kemudian tiba satuan Gegana Polda Sulawesi Utara. "Mereka bertindak cepat melakukan penyisiran di seluruh badan pesawat," katanya.Setelah dinyatakan aman, Lion Air JT 771 diperbolehkan take off pukul 10.00 WITA, molor hampir tiga jam dari jadwal semula.Kejadian ini, imbuh Simon, tidak membuat situasi bandara kacau balau dan membuat penumpang pesawat lain panik. Penerbangan lain tetap dilakukan sesuai jadwal. "Hanya Lion saja yang delay," katanya.
(umi/nrl)











































