500 Eks Karyawan PT DI Mulai Padati Jl Gadjah Mada
Rabu, 25 Jul 2007 09:45 WIB
Jakarta - Konvoi 100-an sepeda motor dan belasan mobil pribadi yang ditumpangi 500-an eks karyawan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) memadati Jl Gadjah Mada, Jakarta. Lalu lintas pun tersendat.Mereka mulai berdatangan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sejak pukul 07.20 WIB, Selasa (23/7/2007).Kedatangan anggota Serikat Pekerja Forum Komunikasi Karyawan (SPFKK) PT DI tersebut guna menghadiri sidang perdana gugatan pailit PT DI yang diajukan SPFKK melawan manajemen PT DI.Menurut Ketua SPFKK PT DI Arif Minardi, rombongan berangkat dari perkemahan Ragunan di depan Departemen Pertanian (Deptan) sejak pukul 06.00 WIB.Hingga pukul 09.00 WIB, massa duduk-duduk sambil mendengarkan pemimpin mereka berorasi di atas mobil komando. Sidang dijadwalkan digelar pukul 10.00 WIB."Kita menuntut agar PT DI dinyatakan pailit sehingga bisa membayar hak-hak karyawan dan utang-utang lainnya," teriak Arif dalam orasinya.Mereka mengenakan kaos berwarna oranye yang bagian belakangnya bertuliskan "Akibat arogansi penguasa, HAM dilanggar". Ada pula yang bertuliskan "Bangkit dan hancurkan tirani". Semua itu tampak berpadu dengan ikat kepala mereka yang berwarna senada bertuliskan "SPFKK PT DI".Beberapa massa SPFKK terlihat membagi-bagikan selebaran berisi tuntutan kepada pengguna jalan. Ada juga spanduk putih berukuran 1x1 meter persegi bertuliskan "Direksi PT DI melanggar HAM, mengadu domba karyawan dan melanggar hak-hak karyawan".Massa menguasai 3 dari 6 lajur di depan PN Jakpus. Lalu lintas tersendat karena banyak kendaraan melambatkan laju kendaraannya untuk melihat aksi ini.Sekitar 20 polisi berjaga-jaga di depan PN Jakpus. Di dalam PN Jakpus ada puluhan polisi lainnya membawa tameng. Gerbang PN Jakpus tetap dibuka.
(nwk/sss)











































