Identitas Palsu Gunawan Santoso Dibuatkan Rekan Satu Sel
Selasa, 24 Jul 2007 20:00 WIB
Jakarta -
Buronan terpidana mati Gunawan Santoso memiliki identitas palsu berupa KTP dan paspor. Untuk memperolehnya, ditengarai Gunawan mendapatkan dari rekan-rekannya satu sel di LP Cipinang."Yang menolong dia bekas teman-teman satu sel," ungkap Kasat Keamanan Negara Polda Metro Jaya AKBP Tornagogo Sihombing saat berbincang dengan detikcom di Mapolda Metro, Jl Gatot Subroto, Selasa (24/7/2007).Diketahui Gunawan menggunakan KTP yang beralamat di Lebak, Banten. Polisi pun kini tengah memburu orang yang membantu itu ke Lebak."Ya, itu bagian dari materi penyelidikan dan kita masih mendalaminya," kata Tornagogo.Sekitar bulan Maret-April 2007 lalu, Gunawan diketahui tiba di Jakarta. Ia menunggu lebih dari 10 hari untuk mendapatkan paspor. Selama paspor itu diurus, Gunawan mengunjungi Lombok dan Bali hingga pembuatan paspornya selesai."Tapi, dia masuk ke Singapura lewat Batam. Paspor itu hanya digunakan untuk pergi ke negara lain," imbuh Tornagogo.Dalam kesempatan itu, Tornagogo membantah informasi yang menyebutkan Gunawan datang ke Jakarta untuk membalas dendam terhadap keluarga mantan mertuanya, Boedyharto Angsono."Ia mengaku tidak ada dendam. Datang ke Jakarta hanya karena kangen dan ingin main ke Senayan," tandas Tornagogo.
(aba/aba)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































