Massa Masih Bertahan di Dekat DPR, Barikade Polisi Siaga

Massa Masih Bertahan di Dekat DPR, Barikade Polisi Siaga

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Sabtu, 30 Agu 2025 21:40 WIB
Sejumlah orang masih bertahan di sekitar gedung MPR/DPR, Jakarta. Polisi berjaga di Jalan Gatot Subroto, depan gedung DPR. (Rizky AM/detikcom)
Sejumlah orang masih bertahan di sekitar gedung MPR/DPR, Jakarta. Polisi berjaga di Jalan Gatot Subroto, depan gedung DPR. (Rizky AM/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah orang masih bertahan di sekitar gedung MPR/DPR, Jakarta. Polisi berjaga di Jalan Gatot Subroto, depan gedung DPR.

Pantauan detikcom, Sabtu (30/8/2025) pukul 20.52 WIB, massa terlihat berada di Jalan Palmerah Timur arah Slipi. Massa terlihat beberapa kali menyalakan petasan.

Sementara itu, polisi berada di area Kelurahan Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus). Barikade polisi masih bersiaga di dekat gerbang DPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika petasan dinyalakan, polisi bertahan. Gas air mata dilepaskan sesekali ketika massa sudah mendekat.

ADVERTISEMENT
Sejumlah orang masih bertahan di sekitar gedung MPR/DPR, Jakarta. Polisi berjaga di Jalan Gatot Subroto, depan gedung DPR. (Rizky AM/detikcom)Polisi berjaga di Jalan Gatot Subroto, depan gedung DPR. (Rizky AM/detikcom)

Kemudian, pukul 21.11 WIB, terlihat ada massa yang melemparkan bom molotov dan petasan. Barikade polisi tetap bersiaga.

Lantas per pukul 21.34 WIB, massa mengarahkan ledakan petasan ke barikade polisi. Polisi kemudian merespons lagi dengan tembakan gas air mata.

Lalu lintas di lokasi terpantau sepi kendaraan yang melintas. Polisi juga sudah mengalihkan kendaraan ke Jalan Gerbang Pemuda Senayan.

Lalu lintas di Tol Dalam Kota Jakarta juga lumpuh. Tak ada kendaraan melintas karena tol ditutup pengelola.

Massa di DPR terpantau sudah ada sejak siang tadi.

(jbr/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads