Tidak Keluar Kampus, Praja IPDN Mengaku Tetap Enjoy
Selasa, 24 Jul 2007 15:21 WIB
Sumedang - Sudah dua hari ini, praja IPDN dikarantina. Mereka tidak boleh keluar kampus, tanpa terkecuali. Bahkan rencananya pengkarantinaan ini akan dilakukan seminggu. Namun, praja IPDN mengaku tidak stres dan bisa menerima kebijakan lembaga dengan lapang dada. "Kita mencoba tenang dulu, cooling down hingga situasi lebih kondusif. Biasa aja kok, kan yang dilarang cuma keluar kampus. Kita masih bisa beraktivitas di dalam," ujar praja tingkat IV atau wasana praja asal Kalimantan Tengah yang meminta identitasnya disembunyikan ini. Menurut dia, saat ini yang berada di barak hanya praja tingkat II dan IV. Sementara praja tingkat I dan III, sedang berada di luar kampus. "Praja tingkat I sedang pengenalan praktek lapangan di Sukabumi. Kalau praja tingkat III sedang pra penelitian di daerah asal masing-masing," tutur dia. Saat ini para praja khususnya tingkat IV sedang sibuk mengikuti gladi resik untuk wisuda dan pengukuhan yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4 Agustus mendatang. "Selain itu kami juga sibuk mengikuti berbagai pelatihan dan seminar di kampus. Jadi larangan keluar kampus tidak terlalu terasa, karena toh selama ini kami keluar hanya sesuai kebutuhan," ujarnya. Menanggapi sikap warga Jatinangor yang terus mendesak pembubaran IPDN dan mengancam sweeping praja, menurutnya reaksi tersebut merupakan hal yang wajar dan dia yakin tidak akan berlangsung lama. " Saya yakin, lama kelamaan masyarakat Jatinangor akan memandang masalah ini secara objektif," kata dia.
(ern/asy)











































