Dor! Tembakan Lerai Ricuh Warga Pulomas dengan Preman

Dor! Tembakan Lerai Ricuh Warga Pulomas dengan Preman

- detikNews
Selasa, 24 Jul 2007 14:30 WIB
Jakarta - Satu tembakan dilepaskan polisi ke udara. Dor! Tembakan ini untuk melerai keributan warga dengan preman yang membongkar paksa Rumah Susun Pulomas.Sebelum bentrokan, pada Selasa (24/7/2007) pukul 13.30 WIB, puluhan ibu-ibu menggelar doa bersama dipimpin seorang pendeta di atas puing-puing Rusun Pulomas, Jl Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur.Usai berdoa, datang sebuah taksi Blue Bird berpenumpang satu preman yang membawa 5 palu godam di kursi belakang. Palu godam ini langsung dibagi-bagikan kepada teman-temannya yang sudah berada di lokasi.Tanpa dikomando, mereka langsung menghantam tembok rusun yang masih tegak. Braak! Bruuk! Tindakan mereka membuat emosi warga bergolak yang berada 50 meter dari mereka.Warga menyerbu preman untuk mencegah perbuatan tersebut. Sayangnya, sebelum sampai, puluhan preman lainnya mencegat warga. Akhirnya terjadi dorong-mendorong antara warga yang kebanyakan ibu-ibu dengan para preman ini."Hentikan! Hentikan! Masih proses banding! Jangan asal bongkar!" teriak ibu-ibu.Namun para preman tidak menggubris ibu-ibu. Para pria bertubuh kekar itu membuat barisan pagar betis. Suasana pun makin panas.50 Polisi dari Polsek Pulogadung yang sedari tadi hanya berjaga-jaga akhirnya bertindak. Satu polisi melepaskan tembakan ke udara. Dor! Warga dan preman sontak kaget dan menghentikan aksi saling dorong. 5 Preman yang sedang menghantam tembok dengan godam juga berhenti.Polisi lainnya mengambil posisi di antara preman dan warga. Tidak jauh dari tempat itu, dua pengacara dari kedua pihak masih beradu mulut. Keduanya bersikukuh kliennya yang paling benar.Setelah pelepasan tembakan, kedua pihak menahan diri. Para preman berkumpul di pojok kompleks, sementara warga berkumpul di bangunan yang hendak dibongkar.Pada pukul 14.15 WIB, para preman angkat kaki dari kompleks rusun. Polisi pun ditarik ke Mapolsek Pulogadung. Namun warga tetap khawatir adanya serangan mendadak pada malam hari. (fay/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads