Pendemo Bupati Garut Sisir Sekolah, Ajak Libur Massal

Pendemo Bupati Garut Sisir Sekolah, Ajak Libur Massal

- detikNews
Selasa, 24 Jul 2007 12:00 WIB
Garut - Massa pendemo Bupati Garut Agus Supriyadi, kembali melakukan aksi. Jika massa kemarin menyegel pendopo kabupaten, kali ini mereka mengajak sekolah se-Garut meliburkan diri.Aksi pada Selasa (24/7/2007), lebih difokuskan pada penyisiran ke sekolah-sekolah terutama SMP, SMA dan perguruan tinggi. Aksi kali ini dilakukan oleh massa LSM dan mahasiswa se-Garut.Panyisiran dimulai pukul 10.30 WIB dari sekolah di kawasan Simpang Lima, Garut, Jawa Barat, yaitu Sekolah Menengah Pertanian Atas (SPMA). Ratusan orang dari BEM se-Garut, GMNI, Gabungan Garut Anti Korupsi (GAGAK), dan Serikat Guru Indonesia (SEGI) membanjir masuk ke halaman sekolah.Mereka bernegosiasi dengan guru dan kepala sekolah di pintu depan. Bahkan, sejumlah peserta aksi sempat masuk ke ruang kelas tempat kegiatan belajar sedang berlangsung.Mereka berorasi agar para siswa meliburkan diri. Siswa dan guru diminta menghentikan segala aktivitas di sekolah."Kita harus paham dengan kondisi terkini. Bupati melakukan korupsi, kita harus bersama-sama melawannya. Ayo para siswa silakan untuk meliburkan diri," ujar seorang peserta aksi.Massa menyakinkan pihak sekolah untuk meliburkan diri sementara waktu. Para siswa pun yang diajak libur mendadak tampak senang.Walau pihak sekolah tidak meliburkan secara resmi, para siswa sepakat untuk meliburkan diri sampai awal Agustus. Para guru dapat menerima keputusan para anak didiknya walau wajah mereka tidak bisa menyembunyikan kekecewaan.Para murid SPMA pun memilih pulang walau sebagian masih berkumpul di sekolah. Pukul 11.00 WIB, pendemo pun bergeser ke SMKN 1 Tarogong Kidul yang berjarak 500 meter.Massa melakukan aksi serupa namun siswa SMKN 1 sepertinya tidak terpengaruh. "Kegiatan belajar baru berjalan 2 hari, kalau diliburkan lagi akan sangat mengganggu," ujar Yati, seorang guru SMKN 1.Gagal mengajak siswa SMKN 1 untuk libur, massa pun bergeser ke Sekolah Al Musadaddiyah pukul 11.25 WIB. Sekolah ini merupakan kompleks pendidikan dari tingkat TK sampai perguruan tinggi, dan merupakan salah satu sekolah terbesar di Garut. (fay/nrl)



Berita Terkait