Stasiun MRT Istora Tutup Sementara Imbas Demo di Polda Metro

Stasiun MRT Istora Tutup Sementara Imbas Demo di Polda Metro

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 29 Agu 2025 16:10 WIB
Penumpang menaiki MRT dari Stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (17/7/2025). MRT berencana memperpanjang rute hingga tembus Tangerang dan Tangsel.
Ilustrasi MRT (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

MRT Jakarta menutup sementara Stasiun Istora dan akses A menuju Stasiun Bendungan Hilir di Jakarta Pusat. Penutupan sementara dilakukan saat ada demonstrasi di Polda Metro Jaya.

"Penutupan sementara Stasiun Istora Mandiri. Pelanggan MRT Jakarta diimbau untuk dapat mengakses stasiun lainnya. Keamanan dan keselamatan pelanggan tetap menjadi prioritas kami," tulis MRT di akun Instagram resminya, Jumat (29/8/2025).

MRT menyatakan kereta tak akan berhenti di Stasiun Istora. MRT juga menutup sementara jalur masuk B dan D Stasiun Setiabudi serta jalur E, C dan elevator Stasiun Dukuh Atas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelanggan dimohon mengikuti arahan petugas stasiun untuk mengakses entre alternatif lainnya," ujar MRT.

ADVERTISEMENT

Belum ada informasi penutupan dilakukan sampai kapan. Selain stasiun, ramainya massa di Jalan Sudirman juga menyebabkan akses menuju area SCBD ditutup.

Sebagai informasi, massa menggelar demonstrasi untuk menuntut pengusutan kasus kematian Affan Kurniawan. Affan tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8) malam. Rantis Brimob itu awalnya menabrak Affan.

Mobil sempat berhenti sejenak, lalu melaju lagi sambil melindas Affan yang sudah tergeletak di jalan. Massa dari pengemudi ojol dan warga langsung mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus).

Massa yang mengamuk membakar pos polisi (pospol) di kolong flyover Senen. Saat ini, massa sudah membubarkan diri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun menyampaikan permohonan maaf ke keluarga korban dan berjanji mengusut kasus secara transparan. Ada tujuh anggota Brimob yang diamankan buntut peristiwa tersebut.

Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan dirinya kecewa terhadap tindakan personel Brimob yang menyebabkan Affan tewas. Dia meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi hukuman sekeras-kerasnya.

Lihat juga Video 'Sedih dan Kecewanya Prabowo soal Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob':

(haf/haf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads