BEM UI Mengheningkan Cipta untuk Affan yang Tewas Dilindas Rantis Brimob

BEM UI Mengheningkan Cipta untuk Affan yang Tewas Dilindas Rantis Brimob

Devi Puspitasari - detikNews
Jumat, 29 Agu 2025 15:12 WIB
BEM UI heningkan cipta untuk Affan Kurniawan (Devi/detikcom)
BEM UI heningkan cipta untuk Affan Kurniawan (Devi/detikcom)
Depok -

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mengheningkan cipta untuk pengemudi ojek online atau ojol Affan Kurniawan yang tewas dilindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob. BEM UI mengheningkan cipta menjelang berangkat ke Polda Metro Jaya untuk demonstrasi.

Momen itu terjadi saat BEM UI melakukan persiapan sebelum berangkat ke Polda Metro Jaya. Mahasiswa mengheningkan cipta selama 30 detik dan mendoakan Affan Kurniawan.

"Teman-teman mari sebelum berangkat kita mengheningkan cipta selama 30 detik untuk teman kita Affan yang semalam berpulang,"ujar Ketua BEM UI, Atan Zayyid Sulthan di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Jumat (29/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia kemudian menjelaskan tujuan unjuk rasa ke Polda Metro Jaya ini. BEM UI menuntut agar pemerintah dan DPR memperbaiki diri.

"Tuntutan kami jelas, mengingat tragedi semalam, tragedi kemarin, bahwa ini merupakan efek domino dari permasalahan-permasalahan yang ada di negara Indonesia ini, dari ketidakbijaksanaan dari pemerintah-pemerintah dan juga DPR yang memberikan kebijakan-kebijakan buruk, tunjangan naik yang akhirnya memicu kemarahan-kemarahan masyarakat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, kata Atan, sejumlah anggota DPR memberikan pernyataan yang tidak tepat. Dia mengatakan BEM UI akan melakukan advokasi terhadap pendemo yang diamankan.

"Ini yang merupakan kami sangat sayangkan, ini yang merupakan bentuk, hari ini kami turun aksi merupakan bentuk dari aksi solidaritas kami, solidaritas kami bahwa kami membersamai mereka yang menjadi korban mereka yang ditangkap di Polda Metro Jaya, hari ini kami juga ingin membersamai LBHI untuk melakukan advokasi di Polda Metro Jaya," tuturnya.

Mobil rantis Brimob melindas Affan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8) malam. Rantis Brimob itu awalnya menabrak Affan.

Mobil sempat berhenti sejenak, lalu melaju lagi sambil melindas Affan yang sudah tergeletak di jalan. Jenazah Affan telah dimakamkan.

Massa dari pengemudi ojol dan warga juga menggelar demonstrasi di Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus). Massa yang mengamuk sempat membakar pos polisi (pospol) di kolong flyover Senen.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun menyampaikan permohonan maaf ke keluarga korban dan berjanji mengusut kasus secara transparan. Ada tujuh anggota Brimob yang diamankan buntut peristiwa tersebut.

Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan dirinya kecewa terhadap tindakan personel Brimob yang menyebabkan Affan tewas. Dia meminta kasus ini diusut tuntas dan pelaku diberi hukuman sekeras-kerasnya.

Lihat Video 'BEM UI Naik Bus Bertolak ke Polda Metro untuk Demo':

Halaman 2 dari 3
(haf/haf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads