PT Bio Farma (Persero) terus mendorong pembangunan sektor kesehatan nasional dan global. Upaya ini salah satunya dilakukan melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat lewat inovasi, keberlanjutan, dan pelayanan kesehatan yang inklusif.
Selama 135 tahun berdiri, kontribusi Bio Farma tidak terbatas pada produksi vaksin dan produk bioteknologi. Perusahaan juga berperan sebagai pilar ketahanan kesehatan nasional, mendukung program imunisasi nasional dan global, serta mengekspor produknya ke lebih dari 150 negara.
Pada hari jadi ke-135 beberapa waktu lalu,, Bio Farma melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) juga menyerahkan sejumlah bantuan kesehatan antara lain:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Program Beasiswa sebesar Rp750 juta bagi pelajar berprestasi,
- Pengembangan Kampung BERSEKA di Desa Padaasih, Kabupaten Sumedang senilai Rp250 juta,
- Program penanaman 10.000 pohon di Kabupaten Bandung dan Subang bekerja sama dengan Yayasan Wanadri.
Selain itu, melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Bio Farma juga memberikan:
- Bantuan Bedah Rumah bagi guru mengaji dan pengurus masjid senilai Rp400 juta,
- Dukungan kemanusiaan untuk Gaza, Palestina sebesar Rp100 juta, serta
- Program Khitanan Massal senilai Rp25 juta.
Ke depannya, Bio Farma terus mendorong industri life science nasional, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045. Transformasi digital, pengembangan produk berbasis bioteknologi dan teknologi tinggi, serta kemitraan global menjadi pilar utama dalam perjalanan perusahaan.
(akn/ega)