Massa Datangi Mako Brimob Kwitang Lagi, Dansat Brimob Bersumpah Usut Tuntas

Massa Datangi Mako Brimob Kwitang Lagi, Dansat Brimob Bersumpah Usut Tuntas

Kurniawan Fadilah - detikNews
Jumat, 29 Agu 2025 14:24 WIB
Jakarta -

Massa aksi kembali mendatangi Markas Satuan Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang, Jakarta Pusat. Massa yang sempat bubar sebelum pukul 12.00 WIB, kembali datang siang hari ini.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menemui massa aksi per pukul 13.40 WIB. Dia bersumpah mengusut tuntas insiden Affan Kurniawan (21), ojol, dilindas kendaraan taktis (rantis) Barakuda hingga tewas.

"Pertama, tadi malam diminta untuk punya tanggung jawab, kita hadir di rumah sakit, Kapolri, Kapolda. Terus kemudian yang kedua, untuk proses penegakan hukum, saat ini anggota kami melaksanakan proses pemeriksaan di Mabes Polri. Demi Allah, Demi Rasul, saya muslim. Jadi saat ini anggota kami sedang dalam proses pemeriksaan di Mabes Polri," kata Henik saat menemui massa aksi di depan Markas Sat Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Henik memastikan anggotanya saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mabes Polri. Dia menyampaikan pengusutan ini juga menjadi perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

"Ini sudah perintah Presiden. Tentunya nanti proses pemeriksaannya akan disampaikan ke publik. Karena ini perintah Presiden langsung loh. Pak Prabowo yang tadi statemen di TV. Jadi nanti dari Mabes Polri yang akan menyampaikan kepada Saudara Saudara semua secara transparan proses penegakan hukum yang dilaksanakan,"

Dia mengatakan pihaknya memiliki keyakinan bahwa kepolisian tidak akan main dengan perintah langsung dari Presiden. Dia juga menjelaskan kehadirannya menemui massa aksi sebagai bentuk tanggung jawab atas peristiwa yang terjadi.

"Saya yakin polisi tidak akan berani macem-macem kalau itu sudah perintah presiden. Jadi seperti itu rekan-rekan. Kalau tidak ada niat baik, tidak mungkin saya ada di sini," ujar Henik.

"Kami punya niat baik. Jadi saat ini seluruhnya sedang pemeriksaan di Mabes. Jadi kami tidak melakukan pemeriksaan, sehingga kami tidak bisa menyampaikan tahapannya, baik proses penyelidikan maupun penyidikan," pungkasnya.

(gbr/gbr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads