Teman Cerita Sosok Affan Tak Neko-neko: Pernah Jadi Sekuriti, Tanggung Jawab

Teman Cerita Sosok Affan Tak Neko-neko: Pernah Jadi Sekuriti, Tanggung Jawab

Adhi Nauval Ilmi - detikNews
Jumat, 29 Agu 2025 13:22 WIB
Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam. Ribuan rekan seprofesi mengiringi jenazah almarhum dari rumah duka hingga ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).
Kondisi pemakaman Affan Kurniawan (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Tetangga driver ojek online (ojol) yang dilindas mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob hingga tewas mengungkap sosok Affan Kurniawan sehari-hari. Reza, yang merupakan teman kecil Affan, mengatakan sosok kawannya itu merupakan pribadi yang bertanggung jawab terhadap keluarga dan tak neko-neko.

Affan merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Affan dikenal sebagai tulang punggung yang kerap menyisakan setengah penghasilan untuk keluarga.

"Ngekos dari kecil, dari dia belum sekolah, memang tinggal di sini, sama orang tuanya. Dia anak kedua dari tiga bersaudara. Dia sama orang tuanya bareng, ngekos bareng sama orang tua," kata Reza di rumah duka kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Reza mengatakan Affan sempat bekerja sebagai sekuriti atau penjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal. Ia menyebut Affan merupakan sosok yang bertanggung jawab.

"Dia orangnya tanggung jawab, tulang punggung keluarga kalau bisa dibilang. Sebelum Gojek ini, dia sempat jadi sekuriti lingkungan di sini. Dia Gojek baru 2 tahunanlah kurang lebih," ungkap Reza.

ADVERTISEMENT

"Orangnya pendiam, dia paling kalau ketemu say hello, nyapa gitu, kerja. Sebelum Gojek, sekuriti lingkungan, jaga portal dia. Portal lingkungan sini semenjak COVID satu pintu. Lumayan lama, ada 4 tahunan dia, dari lulus sekolah dia jadi sekuriti," tambahnya.

Reza mengaku kaget mendengar kematian Affan Kurniawan lantaran aksi keji pada malam demonstrasi. Ia kembali mengenang sosok Affan, yang selalu menyisihkan penghasilan untuk membantu orang tua.

"Kaget sih pasti kaget ya, jatohnya adik-adikan, kecilnya tahu, pasti kecewa, semua pasti kecewa," ujar Reza.

"Setiap almarhum cari nafkah, hampir setengah penghasilan buat keluarga. Tanggung jawab kalau saya bilang. Ngebantu orang tua, orangnya juga pendiam, nggak neko-neko. Kalau saya bilang ya anak baik-baik," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan pihak keluarga Affan Kurniawan, sopir ojek online yang tewas dilindas rantis Brimob di Jakarta. Kapolri menyampaikan dukacita yang mendalam ke keluarga korban dan berjanji akan mengusut tuntas insiden ini.

"Yang pertama saya mengucapkan belasungkawa dan dukacita yang sangat mendalam terhadap almarhum Affan dan tentunya kepada seluruh keluarga atas musibah yang terjadi," kata Jenderal Sigit.

Dia telah bertemu dengan keluarga almarhum Affan di RSCM. Ia menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga Affan.

"Tadi kami menyampaikan belasungkawa dan minta maaf, dari institusi kami atas musibah yang terjadi," imbuhnya.

(dwr/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads