Prabowo Jamin akan Ada Tindakan Sekeras-kerasnya ke Anggota Brimob Lindas Affan

Prabowo Jamin akan Ada Tindakan Sekeras-kerasnya ke Anggota Brimob Lindas Affan

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 29 Agu 2025 12:04 WIB
Prabowo Subianto (dok. Istana)
Foto: Prabowo Subianto (dok. Istana)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dukacita atas tewasnya pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan karena dilindas kendaraan taktis Brimob. Prabowo meminta kasus itu diusut secara transparan.

"Saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab," ujar Prabowo dalam keterangan pers lewat video, Jumat (29/8/2025).

Prabowo menegaskan pihak yang melanggar aturan harus ditindak tegas. Dia mengatakan oknum Brimob yang bersalah dalam peristiwa tewasnya Affan harus ditindak sekeras-kerasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya seusai hukum yang berlaku," ujar Prabowo.

ADVERTISEMENT

Sebagai informasi, seorang pengemudi ojol bernama Affan Kurniawan tewas usai dilindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam. Affan tewas dilindas rantis Brimob yang tengah melintas dalam pengamanan demo di Jakarta.

Rekan Affan mengatakan peristiwa itu terjadi saat Affan hendak mengantar pesanan online. Kini, jenazah Affan telah dimakamkan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah meminta maaf atas peristiwa tersebut. Dia berjanji personel yang bersalah akan diproses hukum.

"Saya sangat menyesali terhadap insiden yang terjadi, dan mohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa ini," ujar Sigit.

Sejauh ini, ada tujuh orang personel Brimob yang telah diperiksa oleh Propam terkait peristiwa tewasnya Affan. Ketujuh personel Brimob itu ada di dalam kendaraan taktis yang melindas Affan hingga tewas.

Halaman 2 dari 2
(haf/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads