Otokritik PKB di Harlah ke-9

Otokritik PKB di Harlah ke-9

- detikNews
Selasa, 24 Jul 2007 00:12 WIB
Jakarta - Konflik yang kerap terjadi akhir-akhir ini di tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi kritik tersendiri. Bahkan bagi kalangan PKB sendiri, perseteruan internal semakin mengkerdilkan partai.Kritik itu dikemukakan oleh Wakil Ketua Umum PKB Masdar Farid Mas'udi dalam sambutannya memperingati harlah PKB ke-9 di Ciganjur, Senin (23/7/2007). Tidak tanggung-tanggung, pendapat itu ia kemukakan di depanKetua Umum PKB Muhaiamin Iskandar dan Sekjen PKB Yenny Wahid."Pemilu 1999, PKB dapat 11 persen. 2004, turun menjadi 9 persen. Ini membuat PKB makin kecil. Kalau PKB konflik terus, ini mempermalukan NU (yang melahirkan PKB)," cetus Masdar yang juga Ketua PBNU ini.Mendengar kritik itu, baik Cak Imin maupun Yenny Wahid hanya tersenyumkecut. Keduanya yang duduk terpisah oleh Ketua MK Jimly Assidiqie mencobatetap senyum meski di pojokan sesepuh NU itu."PKB lahir dari ormas besar. Kemungkinannya ada tiga: makin besar, stagnan, atau makin kecil. Saya perhatikan PKB Justru makin kecil," ucapnya prihatin.Sebagai jalan keluar, Masdar menyarankan PKB kembali lagi ke habitatnya.Yakni memperjuangkan nasib orang-orang lemah. Yang lebih penting, menurutnya, tidak mengedepankan kepentingan pribadi."Kepentingan dalam ranah politik adalah rakyat paling kecil. PKB harusmemihak pada rakyat bawah, jangan mementingkan kepentingan pribadidaripada bangsa," tegasnya. (Ari/bal)


Berita Terkait