Lee Nilai DPR dan Pers RI Terlalu Mempermasalahkan DCA

Lee Nilai DPR dan Pers RI Terlalu Mempermasalahkan DCA

- detikNews
Senin, 23 Jul 2007 17:32 WIB
Jakarta - Mantan PM Singapura Lee Kuan Yew menilai DPR dan pers di Indonesia membesar-besarkan masalah defence cooperation agreement (DCA) dan ekstradisi. Dia berharap, ketegangan antara Indonesia-Singapura segera reda.Demikian disampaikan Ketua BPK Anwar Nasution usai makan siang bersama Lee di Hotel Grand Hyatt, Jl MH Thamrin, Jakarta, Senin (23/7/2007)."Dia katakan, DCA itu sudah lama terjadi sejak zaman Soeharto, kenapa sekarang dipersoalkan. Ini karena DPR dan pers kita yang terlalu membesar-besarkan," kata Anwar menirukan Lee.Lee, lanjut Anwar, berharap ketegangan kedua negara dapat mereda dengan sendirinya. Namun, Lee mengatakan persoalan ekstradisi adalah masalah Indonesia karena membiarkan orang-orang yang diduga melakukan kejahatan lari ke luar negeri."Jangan salahkan Singapura, aparat kita yang mau disogok. Siapa yang membiarkan Sukanto Tanoto lari? Kan aparat kita," tukas Anwar. (fay/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads