Muhammadiyah Dicatut untuk Dukung Salah Satu Cagub DKI
Senin, 23 Jul 2007 15:31 WIB
Jakarta - Nama Muhammadiyah dicatut sekelompok tertentu untuk mendukung salah satu calon gubernur DKI Jakarta. Pencatutan nama Muhammadiyah ini merupakan tindakan manipulatif dan pengelabuan terhadap publik. "Sehubungan adanya banyak spanduk dalam rangka Pilgub DKI Jakarta yang berlambang PAN dan yang menyebut diri Koalisi Matahari dengan membawa-bawa nama Muhammadiyah, dengan ini saya tegaskan bahwa itu bersifat manipulatif dan pengelabuan publik," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Senin (23/7/2007). Menurut Din, Muhammadiyah tidak identik dengan PAN dan PAN tidak identik dengan Muhammadiyah. "Dalam konteks Pilgub DKI, calon yang didukung PAN belum tentu didukung warga Muhammadiyah. Muhammadiyah bukan parpol dan tidak memiliki hubungan dengan parpol manapun, termasuk PAN," tegas Din.Muhammadiyah, lanjut Din, merupakan gerakan dakwah yang menjalankan politik dakwah dan kebudayaan, bukan politik kepartaian. "Saya sudah meminta Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI untuk mengusut penyalahgunaan nama Muhammadiyah tersebut dan mengingatkan pihak PAN dan pendukung cagub/cawagub tertentu untuk menarik spanduk-spanduk yang bernada manipulatif tersebut," pinta Din. Sesuai prinsip organisasi, kata Din, warga Muhammadiyah diserukan untuk menggunakan hak politiknya dengan sebaik-baiknya sesuai hati nurani. "Dari dua pasangan yang ada, pilihlah yang lebih memiliki komitmen moral dan berkemampuan mengubah Ibu Kota Jakarta menjadi lebih maju, bermartabat dan terbebas dari masalah-masalah yang ada," kata Din.Untuk diketahui, dalam Pilkada DKI 2007, PAN bergabung dalam barisan Koalisi Jakarta yang mendukung Fauzi Bowo-Prijanto. Selain PAN, sejumlah parpol kecuali PKS, bergabung dalam koalisi ini.
(asy/asy)











































