Takut Kabur Lagi, Gunawan Dimasukkan Sel Isolasi

Takut Kabur Lagi, Gunawan Dimasukkan Sel Isolasi

- detikNews
Senin, 23 Jul 2007 12:10 WIB
Jakarta - Agar tak lolos dari selnya, 4 sipir bakal ketat mengawasi Gunawan Santoso. Terpidana mati pembunuhan bos PT Asaba Boedyharto Angsono itu rencananya akan menempati kamar no 4 blok isolasi Lapas Narkotika Cipinang."4 Orang ini khusus untuk mengawal Gunawan. Mereka dipilih yang punya track record dan moral yang bagus," kata Kalapas Narkotika, Wibowo Joko Hariyono kepada wartawan di kantornya, Cipinang, Jakarta Timur, Senin (23/7/2007).Namun Wibowo menolak menjelaskan soal teknis mengenai penempatan sipir penjaga itu. "Itu sih teknis, nggak bisa saya jelaskan," imbuhnya.Menurut Wibowo, dalam ruang isolasi itu Gunawan ditempatkan sendirian. Untuk mengatasi lihainya Gunawan, pihak Lapas memperbaiki sistem pengamanan dan CCTV yang dulu kurang berfungsi."Di masa kepemimpinan saya, semua sudah diperbaiki, CCTV juga sudah berjalan baik," kata Wibowo.Lapas Narkotika, kata Wibowo, dipilih sebagai tempat menahan Gunawan karena dipandang memiliki pengamanan yang maksimal. "Kualifikasi bangunan dan model pengamanannya beda dengan lapas yang lain," kata Wibowo.Gunawan Santoso bak belut licin. Terhitung 3 kali dia melakukan aksi melarikan diri. Pelaran pertama Gunawan terjadi pada 16 Januari 2003, Gunawan Santoso alias Acin melarikan diri dari LP Kuningan. Pada September 2003, Gunawan berhasil ditangkap. Saat dibawa dari Rutan Salemba menuju Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 30 Maret 2004, Gunawan mencoba kabur. Namun kali itu ia berhasil ditangkap.Gunawan lari dari selnya di LP Narkotika Cipinang, Jakarta Timur pada 5 Mei 2006. Pria yang sempat melakukan operasi plastik itu akhirnya berhasil dibekuk di lobi Plasa Senayan, 20 April 2007. (fiq/ana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads