Polres Sumedang Periksa 20 Orang Terkait Kematian Wendi
Senin, 23 Jul 2007 10:15 WIB
Sumedang - 20 Orang diperiksa Polres Sumedang, Jawa Barat, terkait kematian Wendi Budiman (21) oleh praja IPDN. 4 Di antaranya alumni IPDN.Kapolres Sumedang AKBP Budi Setiawan kepada detikcom, Senin (23/7/2007), menyebutkan, pihak-pihak yang diperiksa antara lain 8 praja tingkat IV yang diduga sebagai pelaku, satu praja tingkat IV yang ikut menonton, dan 4 purnapraja (alumni).Apakah 4 alumni ini terlibat penganiayaan? "Ya, bisa jadi," cetus Budi.Tujuh orang lain yang diperiksa adalah masyarakat yang menyaksikan peristiwa mengenaskan tersebut."Jadi sekarang 20 orang yang diperiksa. Saat ini masih pengembangan," imbuh dia.Sejauh ini, ikhwal penganiayaan Wendi masih simpang siur. Ada yang menyebutkan tiba-tiba Wendi dipukuli di tempat biliar Pool Time, namun informasi terbaru menyebutkan ribut-ribut antara Wendi dan praja IPDN berawal dari lift Mal Jatinangor Town Square (Jatos) yang membawa Wendi dan sejumlah praja IPDN ke lantai 3.Biliar Pool Time kebetulan berada di lantai 3 Mal Jatos. Peristiwa penganiayaan Wendi terjadi 3 meter dari pintu lift.Saat itu Wendi yang ditemani 2 temannya, Adik dan Andi, masuk ke lift dengan rokok menyala. Entah tersenggol secara sengaja atau tidak, rokok di tangan Wendi jatuh. Saat Wendi akan mengambil rokoknya, seorang praja IPDN mematikannya.Wendi yang kesal mengeluarkan sumpah serapah. Marah dengan kata-kata Wendi, praja IPDN itu kemudian memukuli Wendi. Saat lift terbuka, aksi pemukulan masih terjadi.Disebutkan, saat itu ada seorang praja wanita yang melihatnya dan langsung berlari ke tempat biliar. Tidak lama kemudian sekitar 10 praja keluar dari tempat biliar dan ikut menganiaya Wendi.Seorang saksi mata melihat kepala Wendi sempat dibenturkan dan dibanting ke lantai. Menyaksikan sahabatnya dianiaya, dua teman Wendi tidak kuasa membantu dan melarikan diri.
(umi/sss)











































