Darah Segar Basahi Kafan Korban Penganiayaan Praja IPDN
Senin, 23 Jul 2007 09:54 WIB
Sumedang - Korban penganiayaan praja IPDN, Wendi Budiman (21), dimakamkan pukul 09.30 WIB, Senin (23/7/2007) di TPU Gajah, Jatinangor, Sumedang, Jabar. Saat dimasukkan ke liang lahat, darah segar masih mengucur dari kepala korban.Pihak keluarga akhirnya melapisi kafan bagian kepala almarhum dengan plastik bening.Meski hasil otopsi belum keluar, keluarga mengungkapkan, paru-paru Wendi retak, pelipis sobek dan rahang patah. Diduga Wendi mengalami luka dalam di bagian kepala akibat dibentur-benturkan ke dinding.Pemakaman Wendi dihadiri sekitar 300 warga Dusun Ciawi RT 3 RW 4, Desa Cikeruh, Jatinangor, Sumedang. Keluarga Wendi tidak mampu menyembunyikan tangis. Tampak pula tunangan Wendi, Mimin Carminah yang tidak kuasa melepas kepergian kekasihnya. Mimin tampak dipeluk saudara-saudara Wendi.Tidak satu pun pihak IPDN yang hadir dalam pemakaman. Bahkan sekadar mengirim ucapan belasungkawa.
(umi/asy)











































