SBY Simpan Harapan pada PBNU Soal Hutan Lestari
Minggu, 22 Jul 2007 20:30 WIB
Jakarta - Presiden SBY berharap workshop pengelolaan hutan lestari dan pemberdayaan masyarakat hutan yang diadakan PBNU mendatangkan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat. Harapan tersebut disampaikan SBY dalam sambutannya saat membuka workshop yang diikuti 300-an anggota PBNU di Istana Negara, Jakarta, Minggu (22/7/2007). "Terimakasih pada PBNU yang mengambil gerakan nyata bukan gerakan politik untuk membantu pemerintah menangani masalah lingkungan. Ini kegiatan yang tidak biasa dilalukan ormas ke-Islaman, tapi terpanggil tugas mulia," ujar presiden. Dukungan nyata dari kalangan civil society seperti yang dilakukan PBNU diperlukan demi keberhasilan program pemerintah melakukan penghijauan, memerangi penebangan liar dan peningkatan kesejahteraan petani hutan. Sebab, upaya penyelamatan lingkungan tidak saja menjadi kepentingan seluruh umat manusia demi keberlangsungan kehidupannya. Presiden yakin rakyat juga akan berterimakasih atas tindakan-tindakan nyata PBNU yang ikut menyelesaikan pekerjaan besar itu. "Meski ini sepi ing pamrih tapi rame ing gawe. Rakyat tahu siapa yang tulus ikhlas mengatasi masalah negara ini. Sebaliknya rakyat juga tahu siapa yang hanya berbicara saja tapi tidak ikut turun meyelesaikan masalah mereka," jelas SBY.
(lh/ndr)











































