Dessi menangis, SBY Tertegun

Dessi menangis, SBY Tertegun

- detikNews
Minggu, 22 Jul 2007 14:30 WIB
Jakarta - Dessi menangis saat berbicara di hadapan Presiden SBY. Bocah Papua kelas 4 SD tersebut mengadu ke SBY mengenai biaya sekolahnya. SBY tertegun."Biaya sekolah yang ditanggung orangtua saya sangat berat," curhat Dessi dengan mata memerah dan berurai air mata melalui telekonferens.Ya, Dessi dan SBY tidak berhadapan langsung. Anak kecil berusia 10 tahunan itu berada di Papua, SBY berada di Teater Rama-Sinta, Dufan, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (22/7/2007). Mereka berhadap-hadapan melalui layar kaca.Saat melihat Dessi menangis, SBY yang didampingi Ibu Ani Yudhoyono dan beberapa menterinya sempat tertegun. Selanjutnya Dessi juga mengadukan bahwa standar Ujian Nasional (UN) cukup tinggi untuk siswa di Papua. Makanya banyak pelajar yang tidak lulus.Mendengar itu, SBY berusaha menenangkan Dessi. "Standar UN semata-mata untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, seperti Singapura, Thailand, dan Vietnam. Tidak ada niatan mengucilkan daerah lain," jelas SBY pada Dessi.Dessi yang didampingi Gubernur Papua Barnabas Swebo gantian tertegun mendengar penjelasan SBY. Namun bocah lugu itu masih tetap terisak.Setelah berbincang dengan Dessi, SBY juga mendengarkan keluhan Alfred yang juga berada di Papua. Siswa SMP itu mengadukan lokasi sekolahnya yang jauh dari pedalaman, tempat tinggalnya. Dia meminta pemerintah membangun asrama.Selain dengan anak-anak di Papua, SBY juga melakukan telekonferens dengan anak-anak yang berada di Aceh. Salsabila dan Kevin Maulana meminta pemerintah membangun sarana ibadah di setiap sekolah karena di Aceh sudah diberlakukan syariat Islam.Entah dimengerti atau tidak oleh dua bocah tersebut, SBY memberikan jawaban diplomatis. "Semua itu adalah wewenang Gubernur Aceh. Dia sudah diberi otoritas sangat kuat," ujar SBY. Salsabila dan Kevin pun tertegun. (ana/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads