4 Jenazah Heli TNI AU Masih Berada di Papua

4 Jenazah Heli TNI AU Masih Berada di Papua

- detikNews
Minggu, 22 Jul 2007 09:40 WIB
Jakarta - 4 Jenazah korban helikopter Twin Pack yang jatuh di Papua pada 2005 dan ditemukan 19 Juli lalu masih berada di Papua. Jenazah baru akan dibawa ke Jakarta pada Minggu 22 Juli ini."Kemarin belum jadi dibawa ke Jakarta. Karena masih ada visum dan acara adat masyarakat setempat. Hari ini rencananya akan dijemput. Dan baru pada Senin sampai Jakarta," kata Kepala Penerangan Lanud Atang Sanjaya Mayor Ali Umri Lubis kepada detikcom, Minggu (22/7/2007).Dia belum dapat memastikan kapan waktu pasti jenazah akan meninggalkan Bandara Sentani, Jayapura, Papua."Nantinya jenazah akan diserahkan ke pihak keluarga, dan dari keluarga ke dinas," imbuh Ali.Ditambahkan dia, pihak AU sudah berkoordinasi dengan keluarga 4 jenazah terkait tempat pemakaman. "Akan dimakamkan di taman makam pahlawan Dreded, Bogor," pungkas Ali.Sebelumnya, helikopter Twin Pack milik AU itu jatuh di tengah hutan Kabupaten Keerom, Papua, pada 2005. ada 19 Juli, 4 jenazah ditemukan didalam heli tersebut.Keempat jenazah itu adalah Kapten Penerbang Beceu, kopilot Satria Utama, juru mesin Serma Hariyadi, dan mekanis Serka Purnomo. Saat ditemukan, jenazah tinggal kerangka. Identifikasi jenazah dilakukan dengan menyesuaikan baju dan posisi mereka dalam helikopter.Heli itu jatuh sewaktu menjalankan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di Papua. Hilang kontak terjadi pada 12 Okteober 2005. Pencarian dilakukan selama 3 bulan, karena tidaka da hasil, maka pencarian dihentikan.Tidak diketahui penyebab kecelakaan heli bernomor seri S-58 T yang dibuat tahun 1964 itu. (nvt/nvt)


Berita Terkait