PBB Belum Konfirmasi Hadiri Dengar Pendapat Soal Timor Timur
Sabtu, 21 Jul 2007 19:59 WIB
Denpasar - Dengar pendapat soal Timor Timur kembali digelar Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP). Namun tokoh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diundang belum juga mengkonfirmasi kehadirannya.Dengar pendapat ke-IV itu dilakukan di Denpasar, Bali. Acara akan dilakukan selama dua hari, yakni pada 23-24 Juli 2007.Demikian disampaikan Ketua KKP Indonesia Benjamin Mangkoedilaga dalam jumpa pers di Hotel Sanur Paradise, Sanur, Denpasar, Sabtu (21/07/2007).Benjamin mengaku telah mengirim surat undangan resmi kepada lima pejabat PBB. Mereka antara lain mantan Sekjen PBB Kofi Annan, Ian Martin (Ketua Unamet atau perwakilan PBB yang bertugas mengadakan penentuan pendapat di Timor Timur). "Sampai sekarang mereka tidak mengirim konfirmasi," kata Benjamin.KKP juga mengundang dua tokoh internasional penasehat KKP, yaitu Prof David Kohen, ahli tentang kejahatan perang dari Universitas Barkeley dan Robert Evans mantan penasehat Komisi Kebenaran Afrika Selatan. Mereka juga belum dipastikan datang.Benjamin mengatakan perwakilan PBB sangat bermanfaat mengungkap kebenaran di Timor-Timur. Misalnya, terkait percepatan pengumuman jajak pendapat dari 7 September 1999 menjadi 3 September 1999 serta kotak suara yang harus di Dili dan Jakarta tetapi dihitung di Australia serta.Benjamin menambahkan, meski tanpa kehadiran perwakilan PBB, dengar pendapat ke-IV tetap akan berlangsung. KKP akan menghadirkan delapan orang tokoh dari TNI, pihak Timor Leste dan pihak pro otonomi. "Kita tetap berharap mereka bisa hadir dalam dengar pendapat selanjutnya di Dili, Timor Leste," katanya.
(gds/nvt)











































