Kritikan Kader PKS Pada Adang Adalah Sebuah Kewajaran

Kritikan Kader PKS Pada Adang Adalah Sebuah Kewajaran

- detikNews
Sabtu, 21 Jul 2007 00:56 WIB
Jakarta - Kalangan kader PPKS mulai mempertanyakan sikap elit partainya atas pencalonanAdang Daradjatun sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kritikan kader PKS ini dianggap wajar.Kritikan pencalonan Adang Daradjatun mencuat dalam sebuah pernyataan kelompok Masyarakat Peduli Moral yang dipublikasikan lewat mailing list mereka beberapapekan ini. Mereka meragukan sosok calon gubernur yang diusung partai dakwah yang diusung almarhum Ustad Rahmat Abdullah ini.Partai yang selama ini beristiqomah untuk dakwah, kini terjebak dalam kubangan besar yang kotor. Akhirnya, menurut mereka, pencalonan Adang melahirkan keterpaksaan bagi PKS. "Saya tidak kaget dengan adanya resistensi terhadap Adang Daradjatun di sebagian kalangan kader PKS. Ini akibat sikap politik pragmatis para elit partai di tengah mengkristalnya faksi-faksi yang ada di PKS," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Eep Syaefullah Fatah kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/7/2007).Eep menilai wajar bila manuver politik elit PKS mendapatkan reaksi keras sebagian kadernya itu. "Harus diakui memang ada faksi-faksi di tubuh PKS yang tidak selalu mendukung sikap politik yang ditunjukan elitnya," jelasnya. Bila masalah ini tidak segera diatasi, lanjut Eep, dikhawatirkan perbedaan pandangan di antara kader akan melahirkan perpecahan internal di tubuh partai dakwah tersebut."Belajar dari pengalaman Pilpres 2004, semestinya para elit PKS menyadari bahwa berpolitik secara tidak realistis akan tidak menguntungkan," ungkapnya.Memperhatikan situasi pertarungan dalam Pilkada DKI Jakarta, Eep menilai, memang partai ini tidak punya pilihan lain, kecuali bersikap pragmatis dengan menanggalkan ideologi keseragaman menjadi pluralistik."Demi memenangkan calon non-kader yang diusungnya, elit PKS tidak lagi bisa memaksakan ideologinya. Sikap ini yang secara internal menimbulkan masalah diantara kader," jelas Eep. (zal/gah)


Berita Terkait