Polisi dan Warga Bentrok, Satu Orang Kena Tembak
Jumat, 20 Jul 2007 17:46 WIB
Ambon - Bentrokan antara polisi dan warga terjadi di Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru. Bentrokan yang terjadi Kamis 19 Juli malam itu menyebabkan satu warga mengalami luka tembak.Korban, Musa Jilarpoin, langsung dilarikan ke Puskesmas Dobo akibat luka di paha kanannya. Informasi yang dihimpun detikcom, Jumat (20/7/2007), Musa kini dalam pengawalan ketat sejumlah anggota Polres Dobo untuk menghindari adanya amukkan oknum anggota polisi yang berseteru.Selain Musa, sejumlah anggota Polres Dobo juga mengalami luka-luka akibat pukulan dan hantaman warga.Bentrok yang terjadi di Kompleks Wara, Lorong Gereja Katolik, RT 04/RW 02, Kelurahan Siwalima, Kota Dobo berawal dari ulah Musa yang tengah mabuk. Saat itu Musa menjahili seorang gadis yang selama ini ditaksirnya. Sayang, sang gadis selalu menolak. Tidak terima anaknya dijahili, orang tua gadis kemudian melaporkan Musa kepada sejumlah anggota Polres supaya penganggu anaknya itu diamankan.Usai melapor, seorang anggota Polres Dobo, Bripda Katmair, datang untuk mengamankan Musa. Sayangnya upaya Bripda Katmair dibalas dengan pukulan oleh Musa dan lima rekannya. Wajah sang polisi pun babak belur. Bahkan polisi apes ini dikejar dengan anak panah.Mendengar kabar rekannya dihajar warga, sejumlah anggota polisi kemudian mendatangi lokasi rekannya dihajar. Tembakan beruntun lalu dilepaskan ke udara untuk membubarkan massa yang kebetulan masih berada di TKP.Melihat massa tidak juga mundur, sejumlah anggota polisi langsung melepaskan tembakan mendatar. Buntutnya, paha Musa tertembus timah panas. Warga pun melarikan Musa ke puskesmas setempat.Tidak sekedar menembak, sejumlah rumah warga juga ikut diobrak-abrik polisi yang menenteng senjata. Kapolres Kapulauan Aru, AKBP Jordan Kubela saat dikonfirmasi enggan berkomentar soal keributan itu. Dia hanya mengatakan masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. "Kami masih selidiki," katanya singkat.
(han/umi)











































