PM Selandia Baru Jajaki Kerjasama dengan UMY

PM Selandia Baru Jajaki Kerjasama dengan UMY

- detikNews
Kamis, 19 Jul 2007 18:38 WIB
Jakarta - Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Helen Clark menjajaki kemungkinan kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kerjasama ini difokuskan dalam pengiriman guru dan dosen untuk belajar di Selandia Baru.Hal itu diungkapkan oleh Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin kepada wartawan seusai bertemu dengan PM Selandia Baru, Helen Clark di gedung Ahmad Dahlan Kampus UMY, Ringroad Selatan, Gamping Yogyakarta, Kamis (19/7/2007)."Kunjungan PM Selandia Baru ini sebagai kunjungan balasan, karena sekitar dua bulan lalu saya diundang ke Auckland untuk berbicara di simposium mengenai masalah kebudayaan dan agama," kata Din.Din menjelaskan, saat ini hubungan antara UMY dengan Selandia Baru masih bersifat person to person. "Sehingga perlu ditingkatkan menjadi hubungan person to goverment," jelasnya.Menurut Din, Selandia Baru itu adalah negara yang stabil dengan tingkat kemakmuran tinggi. Negara berpenduduk 4 juta dengan domba 40 juta dan sapi 10 juta dinilai memiliki peluang untuk dilakukannya kerjasama. "Kemungkinan yang bisa kerjasama dalam tahap awal adalah pengiriman guru dan dosen Muhammadiyah untuk belajar di sana. Saat ini masih bersifat umum nanti ke depan bisa bersifat ekonomis," kata Din didampingi Rektor UMY Dr Khoiruddin Bashori.Sementara itu di hadapan sivitas akademik UMY, Clark menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris selama lebih kurang 30 menit. Dia berbicara mengenai masalah isu-isu agama, kebudayaan, dan pendidikan. Baginya pendidikan sangatlah penting untuk membangun suatu bangsa yang beradab.Ketika ditanya mengenai isu terorisme terutama setelah peristiwa WTC 11 September 2001, dia mengatakan yang lebih penting adalah membangun kebersamaan untuk saling menghargai satu sama lain. Namun dia tidak menyinggung masalah kasus terorisme di Indonesia. (bgs/ary)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads