Gubernur: Garut Belum Darurat
Kamis, 19 Jul 2007 17:59 WIB
Sukabumi - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Danny Setiawan belum menetapkan status darurat untuk Kabupaten Garut terkait terancamnya pelayanan publik akibat aksi massa menuntut Bupati Garut Agus Supriadi untuk mudur. Pemprov Jabar sudah meminta Bupati Garut agar tetap melakukan tugas pelayanan publik dan kepada Kapolda Jabar terkait pengamanan."Sampai sekarang belum ada penetapan darurat di Garut dan saya sudah perintahkan Bupati tetap melakukan tugas pelayanan publik," kata Danny Setiawan kepada wartawan ditemui usai membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) XI Pemuda KNPI Jawa Barat di Hotel Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Kamis (19/7/2007). Dia menambahkan, selain kepada bupati, Pemprov juga meminta Kapolda untuk maju ke depan melakukan pengamanan terkait masih panasnya kondisi politik di Garut. Setelah situasi mulai mereda, lanjut Danny, dia akan segera mempertemukan pihak-pihak yang terkait untuk bisa menekan agar tidak terjadi konflik. Sementara terkait masalah dugaan korupsi yang dilakukan Bupati Garut, ujar dia, Pemprov hingga kini masih menunggu proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Jangan sampai proses hukum terkontaminasi oleh proses politik," tandas dia. Sudah beberapa kali ribuan warga mendemo Kantor Bupati Garut. Hari ini, ribuan warga juga mengepung Kantor Bupati dan Kantor Pemkab Garut. Mereka meminta Bupati Agus Supriadi mundur, karena diduga terlibat melakukan korupsi. Akibat aksi massa, pelayanan publik di kawasan Kantor Pemkab lumpuh.
(asy/asy)











































